Surabaya (beritajatim.com) – Institut Teknologi (IT) Telkom Surabaya mengembangkan Autonomous Traktor ‘Siluman’ untuk meningkatkan produk hasil pertanian sekaligus mempermudah petani di tengah terbatasnya SDM pertanian saat ini.
Rektor ITTelkom Dr Tri Arief Sardjono mengatakan karya inovasi ini hasil penelitian pihaknya di Puspa Lebo Sidoarjo. Dari hasil penelitian, ada permintaan untuk mendesain ulang traktor manual menjadi autonomous berbasis remote control.
Kendati traktor tersebut belum diuji cobakan secara langsung di sawah, namun ke depan inovasi ini bisa dipakai secara luas oleh dinas pertanian.
“Dari uji coba ini kita akan tahu real kondisi di sawah karena pakek GPS. Kita lihat kondisi status GPS mampu lihat posisi atau tidak. Karena sawah terbuka malah lebih bagus. Selain itu, karena ini traktor pembajak yang harus dicobakan juga torsi, roda pembajaknya,” kata Tri Arief ditulis Sabtu (15/4/2023).

Sementara itu, tim mahasiswa Rafli Putra Defaldi menjelaskan autonomous traktor dilengkapi remote pengendali jarak jauh, mesin silinder, tenaga 10/2400 dan bahan bakar 11 L. Dibuatnya autonomous traktor ini juga agar mesin dapat bergerak secara terus menerus.
“Kelebihan traktor yang kami biat dilengkapi dengan dinamo stater. Jadi, tinggal pencet tombol aja karena kami pakai remote kontrol. Kita buat traktor autonoum dengan menentukan rute-rute yang ditentukan pengguna,” jelasnya.
Rafli mentargetkan, ke depan timnya akan mengembangkan bahan bakar traktor yang semula solar menjadi tenaga listrik. Sehingga lebih ramah lingkungan dan mudah digerakkan. [ipl/but]






