Jember (beritajatim.com) – Asosiasi Sepak Bola Kabupaten (Askab) PSSI Jember yakin tim sepak bola putri yang akan dikirimkan ke Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur di Sidoarjo bakal bicara banyak dan merebut medali.
“Kami sudah mendapat rekomendasi dari KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) untuk mengirimkan kontingen ke porprov. Sekarang tim sepak bola putri Jember terus berlatih,” kata Sekretaris Askab PSSI Jember Andi Slamet, Sabtu (15/4/2023).
Namun Andi belum tahu apakah ada babak prakualifikasi atau tidak. “Kalau pesertanya hanya 16 tim atau di bawah itu langsung ke putaran final. Berkaca dari Porprov VII di Jember tahun lalu, peserta sepak bola putri hanya tujuh tim,” katanya.
Tim sepak bola putri sebelumnya sempat diragukan berangkat ke Sidoarjo. Hal ini karena sebagian besar pemainnya juga memperkuat tim futsal putri. Apalagi prestasi tim sepak bola putri dalam Porprov VII tidak cukup bersinar.
“Kita waktu itu di grup neraka bareng Malang dan Banyuwangi. Coba kalau beda grup, minimal kita bisa meraih perunggu. Selain itu, pemain sepak bola putri ada yang memperkuat tim futsal,” kata Andi.
Namun, menurut Andi, usai kegagalan itu, tim sepak bola putri terus berlatih giat. Pemain yang sebelumnya memperkuat tim futsal pun sudah balik kandang. “Latar belakang mereka memang di sepak bola. Lima pemain bintang bergabung. Mereka tipikal pelari, sehingga tidak cocok bermain di futsal,” katanya.
Tim sepak bola putri ini siap lahir batin untuk bertempur di Porprov Sidoarjo. Bahkan mereka siap patungan untuk berangkat tanpa membebani KONI. Potensi mereka untuk berkembang sangat besar, karena rata-rata berusia di bawah 23 tahun. “Peluang untuk dilirik tim sepak bola putri Jatim sangat besar,” kata Andi.
“Kalau boleh jujur, peluang medali sepak bola dalam Porprov VIII lebih besar tim putri. Tim sepak bola putra Jember masih harus menata lagi dari nol, karena usia pemainnya sudah di atas 23 tahun,” kata Andi.
Keberangkatan tim sepak bola putri Jember didukung Ardi Pujo Prabowo, anggota Komisi D DPRD Jember. “Mereka harus berangkat karena peluang mereka memperoleh medali besar. Selain itu pengembangan sepak bola putri ini menjadi prioritas. Ini harus disupport,” katanya.
Ardi meminta Askab PSSI Jember benar-benar memperjuangkan tim sepak bola putri di Porprov. Apalagi para wali pemain sepak bola putri siap membiayai kebarangkatan secara mandiri. “Ini semangat luar biasa,” katanya. [wir]






