Jember (beritajatim.com) – Sejarah baru tercipta di Stadion Semeru, Kabupaten Lumajang, Kamis (30/6/2022) sore. Tim sepak bola Kabupaten Jember berhasil menembus final sepak bola Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) VII.
Dalam pertandingan semifinal melawan Kabupaten Malang, Jember menang 2-0. Gol diciptakan Richard Arbed Anderson pada menit 6 melalui titik putih dan Robby Afil Ahmad pada menit 27.
Hadiah tendangan penalti diberikan wasit Siswanto dari Surabaya, setelah pemain depan Jember Abdul Aziz dilanggar oleh bek Malang Ali Akbar. Saat Aziz mencoba melakukan tandukan terhadap bola lambung yang dikirimkan Bagas Prasetyo, Ali justru menyambar dengan kaki terlalu tinggi.
Sang kapten Richard dengan dingin mengeksekusi bola ke sudut kanan gawang Malang. Penjaga gawang Juntak Wahyu sebenarnya sudah bereaksi ke arah yang benar. Namun bola tendangan Richard terlalu keras untuk dihadang.
[berita-terkait number=”5″ tag=”porprov”]
Gol ini disambut bergemuruh oleh ribuan penonton yang didominasi pendukung Jember, termasuk Bupati Hendy Siswanto yang ditemani Bupati Lumajang Thoriqul Haq. Gol cepat ini membuat para pemain Jember semakin bersemangat.
Pertandingan berlangsung cukup keras. Tujuh kartu kuning dikeluarkan dari kantong Siswanto, lima di antaranya untuk pemain Kabupaten Malang. Namun tidak ada insiden berlebihan yang menyebabkan wasit harus mengeluarkan kartu merah.
Berbeda dengan empat pertandingan di Stadion Notohadinegoro, Jember tak lagi memainkan operan-operan panjang langsung ke depan. Pelatih Jember M. Rofiq memerintahkan anak-anak asuhannya untuk bersabar membangun serangan dari kaki ke kaki.
Sebagaimana gol pertama, gol kedua diawali oleh pelanggaran terhadap Aziz yang tengah menggiring bola di sisi kanan pertahanan Malang. Wasit memberikan hadiah tendangan bebas yang dieksekusi Richard dengan memberikan bola lambung ke depan gawang Malang yang disambar Robby Afil Ahmad.
Kemenangan ini disambut gembira oleh Bupati Hendy Siswanto. “Kami bahagia dan terharu. Saya pernah sampaikan, bahwa setelah pandemi Covid selama dua tahun, semua dimulai dari nol. Tidak bisa diprediksi. Anak-anak kita ini juga baru semua, cuma alhamdulillah bisa mengungguli yang lain-lain dan masuk final,” katanya.
Menurut Hendy, keberhasilan tim sepak bola Jember menembus final tak lepas dari dukungan ribuan orang warga Jember yang datang ke Lumajang. “Kalau pemain dibiarkan sendiri tanpa dukungan masyarakat, masih kurang. Kami hadir bersama ribuan orang. Insya Allah besok saat final datang ribuan orang lagi,” katanya.
Hendy berharap kemenangan tim sepak bola Jember bisa memotivasi atlet cabang olahraga lainnya. “Sepak bola bisa masuk final. Yang lain juga harus bisa. Dengan sepak bola masuk final, ini lompatan luar biasa,” katanya.
Jember akan kembali bertemu Kabupaten Pasuruan pada babak final di Stadion Semeru, Sabtu (2/7/2022). Pasuruan berhasil menundukkan Kota Surabaya 2-1 (2-0). Gol Pasuruan dicetak Ali Mashori melalui titik penalti pada menit 12 dan 18. Sementara gol Surabaya dicetak Adam Hadi Cahyono pada menit 62. [wir/kun]






