Surabaya (beritajatim.com) – Remaja Surabaya yang hanyut di Sungai Simo Hilir ditemukan meninggal pada Kamis (13/04/2023) pagi. Jenazah RS (15) ditemukan di sekitar aliran sungai Simo Gunung Barat, tepatnya di bawah jembatan Tol Surabaya-Gempol atau sekitar 1,5 Km dari titik awal RS dilaporkan tenggelam.
Kanit Reskrim Polsek Sukomanunggal, Iptu Jumeno membenarkan kabar temuan jenazah tersebut. Jumeno mengatakan jenazah RS ditemukan oleh petugas BPBD yang kembali melakukan pencarian pada pagi ini.
“Semalam sempat dihentikan. Tadi pagi petugas gabungan kembali melakukan pencarian dan Alhamdulillah ketemu di sekitar Jalan Simo Gunung Barat,” ujar Jumeno saat dihubungi beritajatim.com, Kamis (13/4/2023).
Baca Juga:
Bocah di Surabaya Hanyut di Sungai Simo Hilir
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Surabaya, Buyung Hidayat menjelaskan jika pada pencarian hari kedua ini tim gabungan melakukan penyisiran secara manual dengan berjalan di sungai.
“Kami cari secara manual karena tidak memungkinkan menggunakan perahu. Alhamdulillah sudah ketemu dan pencarian resmi ditutup,” tegas Buyung.
Jenazah RS lantas dibawa ke kamar Jenazah RSUD dr. Soetomo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sebelum dikebumikan di pemakaman umum setempat.
Baca Juga:
Sambangi Mbah Soenarti Pembuat Peyek Berusia 75 Tahun, Wasek PDIP Surabaya Dukung Digitalisasi UKM
Sebelumnya diberitakan beritajatim.com, bocah berumur 15 tahun di Surabaya hanyut saat berenang di Sungai Simo Hilir, Rabu (12/4/2023) sekitar pukul 19.00 WIB. Dari informasi yang dihimpun, bocah tersebut berinisial RS, warga Simomulyo.
Eko salah satu warga mengatakan jika awalnya korban dan dua temannya bermain hujan-hujan di pinggir sungai Simo Hilir di dekat SMK Pelayaran. Tak berselang lama, korban yang berenang terseret arus deras.
“Informasinya sekitar jam 7 tadi mas. Korban berenang bersama dua temannya,” ujar Eko saat dikonfirmasi Beritajatim.com di lokasi kejadian.
Eko menambahkan, saat RS terseret arus, kedua teman korban sempat hendak menolong. Namun, setelah hanyut sekitar 10 meter korban hilang. [ang/beq]






