Bojonegoro (beritajatim.com) – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1444 H, jumlah penumpang di Terminal Bus Rajekwesi Kabupaten Bojonegoro mulai terjadi peningkatan. Lonjakan penumpang diperkirakan akan lebih banyak saat H-2 lebaran.
Kepala Terminal Bus Rajekwesi Bojonegoro Budi Sugiarto mengatakan, jumlah penumpang yang turun maupun berangkat di Terminal Bus Rajekwesi Bojonegoro mulai mengalami peningkatan. Penumpang yang berangkat diperkirakan mencapai 800-900 orang.
“Untuk kedatangan penumpang jumlahnya antara 700-800 orang dan armada bus yang beroperasi sebanyak 160 berangkat dan datang 150,” ujarnya, Kamis (06/04/2023).
Jumlah penumpang yang melakukan mudik lebaran pada tahun ini diperkirakan akan lebih banyak. Hal itu disebabkan karena pemerintah sudah tidak menerapkan kebijakan pembatasan sosial bagi masyarakat adanya pandemi Covid-19.
“Tahun ini akan beda dengan tahun sebelumnya, karena sudah ada pembebasan mudik lebaran. Diperkirakan pemudik akan lebih banyak,” tambahnya.
Untuk diketahui, forum lalu lintas Kabupaten Bojonegoro sebelumnya telah melakukan ram check terhadap angkutan lebaran. Sejumlah armada bus dilakukan pengecekan kelayakan kendaraan untuk angkutan mudik lebaran. Pengecekan dilakukan dari kendaraan maupun kelengkapan surat-surat.
https://beritajatim.com/ragam/wisata-sejarah-museum-rajekwesi-bojonegoro-info-lengkap-lokasi-hingga-harga-tiket/
Selain melakukan pengecekan bus yang dipakai angkutan lebaran, Forum Lalu Lintas juga bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro untuk melakukan cek kesehatan kepada sejumlah awak bus. Mulai dari tensi darah, kolesterol dan lain-lain.
Selain itu, Forum Lalin juga bekerja sama dengan Dokes RS Bhayangkara untuk melakukan tes urine kepada para driver. Ada 10 driver yang dites urine. Para driver dipilih secara acak. “Kesepuluh driver yang dites urine hasilnya negatif pemakaian narkotika,” ujar Kasat Lantas Polres Bojonegoro AKP I Gusti Bagus Krisna Fuady. [lus/but]






