Jombang (beritajatim.com) – Ketenangan di Pasar Ramadhan Desa Dukuhmojo Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang berubah menjadi heboh. Hal itu menyusul adanya seorang pemuda yang mengamuk di lokasi, Rabu (5/4/2023). Pemuda tersebut merusak lapak pedagang dan memukuli sejumlah pengunjung. Setelah itu, pelaku melarikan diri.
Satu korban menderita luka di bagian kepala akibat dihantam bata merah oleh pelaku. Selanjutnya, korban dilarikan ke Puskesmas Mojoagung guna menjalani perawatan. Para pedagang yang ada di lokasi juga panik. Mereka tak menyangka lokasi Pasar Ramadhan dibuat geger oleh pelaku.
M Hanafi, saksi mata menjelaskan, selama Ramadhan, balai Desa Dukuhmojo digunakan untuk berjualan takjil oleh warga. Tentu saja, setiap menjelang bedug magrib Pasar Ramadhan tersebut selalu ramai. Warga berbelanja aneka makanan untuk berbuka puasa.
BACA JUGA:
6 Rekomendasi Tempat Ngabuburit Sambil Berburu Takjil di Surabaya
Namun pada Rabu petang itu situasi tidak seperti biasanya. Karena ada seorang pemuda yang mengamuk tidak karuan. Dia merusak lapak pedagang. Mengejar pembeli. Pelaku bernama M Waluyo (22), warga Dusun Kemodo Utara Desa Dukuhmojo. Pada saat bersamaan, Cahyo Dwi Prayoga, melintas mengendarai sepeda motor.
Entah apa yang menjadi pemicu. Pelaku kemudian mengejar Cahyo. Ketika jarak sudah dekat, pelaku menghantamkan bata merah ke kepala korban. Warga kemudian melerai dan menolong korban. Sedangkan pelaku memilih kabur. “Pelaku mengamuk karena diduga mabuk miras (minuman keras),” kata Hanafi.
BACA JUGA:
Warga Sidoarjo Meninggal Usai Diteriaki Maling dan Dikeroyok 3 Orang
Atas kejadian itu, lanjut Hanafi, korban juga melaporkannya ke Polsek Mojoagung. “Korban tadi sudah divisum. Menderita luka memar di bagian kepala akibat dikepruk bata merah,” pungkas Hanafi. [suf/ted]






