Lamongan (beritajatim.com) – Aksi pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di Perumahan Jetis Indah, Kelurahan Jetis, Kecamatan/Kabupaten Lamongan terekam CCTV. Sepeda motor milik seorang pelajar dibawa kabur.
Diketahui, aksi itu terjadi pada Rabu (29/3/2023), tepatnya di parkiran rumah kos milik seorang bernama Lilik. Sedangkan sepeda motor yang hilang itu milik korban bernama Shintya Indah Ramadhan (17), pelajar asal Dusun Kruwul, Desa Sukoanyar, Kecamatan Turi, Lamongan, yang menghuni kos setempat.
Dalam video rekaman CCTV itu, terdapat dua orang pria yang menaiki sepeda motor. Diduga, kedua orang tersebut merupakan sekawanan pelaku curanmor yang menggondol sepeda motor milik korban.
BACA JUGA:
Pertama Sukses Curi Motor, Kedua Babak Belur Dihajar Massa di Paciran Lamongan
Selanjutnya, terduga pelaku itu turun dari kendaraannya untuk menjalankan aksinya. Salah seorang dari pelaku pun tampak membobol stang sepeda motor yang kala itu masih terkunci. Sedangkan salah seorang pelaku lainnya bertugas untuk mengawasi situasi sekitar.
Dengan kecerdikan pelaku, akhirnya mereka berhasil membawa kabur sepeda motor tersebut. “Iya, benar. Ada laporan kejadian curanmor di rumah kos milik saudara Lilik yang berada di Perumahan Jetis Indah, Kelurahan Jetis kemarin, sekira pukul 14.30 WIB,” ujar Kasi Humas Polres Lamongan Ipda Anton Krisbiantoro, Kamis (30/3/2023).
Anton menjelaskan, hilangnya sepeda motor Honda bernopol S 6550 JBN milik pelajar tersebut baru diketahui oleh pemilik sepulangnya ia dari sekolah, sekitar pukul 14.30 WIB. Kemudian korban memutuskan untuk melaporkan kejadian itu ke polisi.
“Sepeda motor milik korban sudah tidak ada lagi di tempat parkiran kos-kosannya. Akibat kejadian ini, korban mengaku bahwa kerugian yang harus ditanggung sekitar Rp17,5 juta,” beber Anton.
BACA JUGA:
Residivis Lamongan Ini Curi Motor Saat Pemiliknya Asyik Mancing
Atas laporan yang diterima, tutur Anton, pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan dan memncatat keterangan dari sejumlah saksi. “Polisi juga mengamankan rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Anton berkata bahwa dari pengamatan yang dilakukan dari rekaman CCTV itu pelaku berjumlah dua orang. Hingga kini, identitas kedua terduga pencuri tersebut masih didalami. Keduanya masih berusaha untuk diburu.
“Hasil pengamatan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, pelaku terdiri dari dua orang. Satu orang duduk di atas motor mengamati situasi sekitar, dan satu pelaku lainnya sebagai eksekutor yang membawa kabur motor milik korban,” pungkasnya. [riq/suf]






