Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya waspadai kebangkitan PSIS Semarang di pertandingan laga tunda, Rabu (29/3/2023) di Stadion Jatidiri, Semarang.
Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso mengatakan jika pelatih PSIS Semarang akan menurunkan para pemain andalannya. Misalnya Taise Marukawa dan Cortez. Hal itu terlihat di laga sebelumnya melawan Barito Putra dimana tim asal Semarang ini menurunkan pemain muda.
“Karena saya tahu pertandingan mereka (PSIS) melawan Barito tidak banyak menurunkan pemain inti, hanya pemain muda. Tentunya ini bagian taktik strategi menghadapi Persebaya,” ujarnya, Selasa (28/3/2023).
Otomatia dengan kondisi seperti itu, Aji memilih strategi zona marking. Para pemain seperti bek kanan tetap berada pada zona tersendiri sepanjang pertandingan. Pelatih asal Malang ini tak ingin mengambil risiko dengan menggunakan strategi man to man marking.
“Menurut saya materi pemain Semarang cukup bagus. Yang artinya kami harus waspada dengan semua pemain PSIS Semarang,” kata Aji.
BACA JUGA:
George Brown Akui Butuh Waktu Adaptasi di Persebaya
Ini Alasan Persebaya Turunkan George Brown di Akhir Putaran Kedua
Manajer Persebaya Surabaya Tagih Janji Erick Tohir
Sementara itu, gelandang Persebaya, Brylian Aldama mengaku sudah sangat siap menghadapi PSIS. Dia berambisi mempersembahkan kemenangan di depan Bonek yang datang jauh-jauh ke Semarang.
“Kalau saya sendiri sudah siap hadapi PSIS. Saya dan teman-teman ingin raih tiga poin lagi,” pungkasnya.
Saat ini memang dalam klasemen, Persebaya lebih unggul dibandingkan PSIS Semarang. Tim Mahesa Jenar berada di urutan nomor 13 di klasemen dengan pengumpulan poin sebesar 35. Sedangkan Persebaya saat ini berada di urutan nomor 8 dengan perolehan poin 42. [way/but]






