Blitar (beritajatim.com) – Di Kabupaten Blitar, ada pondok Ramadhan yang cukup unik. Pondok Ramadhan ini dikhususkan bagi para janda dan lansia, bukan lagi untuk anak atau remaja.
Kegiatan Pondok Ramadhan Janda dan Lansia ini digelar di Masjid Mustajabu Da’waat di Dusun Bendelonje, Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. Total ada 48 janda dan lansia yang ikut kegiatan Pondok Ramadhan di tahun ini.
“Ada 48 janda dan lansia yang ikut kegiatan pondok Ramadhan di Bendelonje Talun pada tahun ini,” kata Nur Laili, ketua Muslimat NU kecamatan Talun Kabupaten Blitar, Senin ( 27/03/23).
Pondok Ramadhan janda dan lansia ini sudah berjalan sejak 2010 lalu. Tujuan awal dari kegiatan ini adalah untuk membekali hari tua para janda dan lansia dengan ilmu agama.
Di tempat ini, para janda dan lansia mendapat pembekalan ilmu agama mulai dari mengaji Alquran, kajian-kajian keagamaan, hingga kegiatan sosial dan olahraga. Panitia Pondok Ramadhan janda dan lansia juga memberikan layanan pengecekan kesehatan baik kontrol darah atau tensi hingga pemeriksaan medis lainnya.
Baca Juga:
Sholat Tarawih Kilat di Blitar, 23 Rakaat Hanya 10 Menit
Semua kegiatan tersebut dapat diikuti oleh para lansia dan janda secara gratis. Panitia sengaja menggratiskan kegiatan ini demi menarik minat para janda dan lansia untuk belajar tentang ilmu agama.
“Semua kegiatan di sini dilakukan secara gratis para lansia di sini diajarkan untuk belajar agama mulai dari mengaji hingga kegiatan yang lain seperti senam dan olah raga,” jelasnya.
Selama kegiatan Pondok Ramadhan, para janda datang siang ini tidak pulang ke rumahnya masing-masing, melainkan menginap di sebuah pondok sederhana. Total ada 3 pondok yang disiapkan panitia untuk menampung puluhan janda dan lansia.
“Total ada tiga tempat yang kami sediakan untuk menginap bagi para janda dan lansia yang mengikuti kegiatan Pondok Ramadhan ini,” imbuhnya
Kegiatan pembelajaran ilmu agama di pondok Ramadan janda dan lansia ini dilakukan sejak sahur hingga selesai shalat tarawih. Kegiatan makan sahur dan berbuka puasa pun juga dilakukan secara bersamaan.
Baca Juga:
Sholat Tarawih Kilat di Ponpes Blitar Sudah Sejak 1907
Hal ini sengaja dilakukan untuk membangkitkan semangat dan kebersamaan bagi para lansia. Pasalnya kebanyakan lansia yang usianya sudah lebih dari 50 tahun tersebut sering kesepian saat berada di rumah.
“Semua kegiatan ini kami lakukan untuk membangkitkan semangat dari para lansia dan menumbuhkan rasa kebahagiaan pasalnya kebanyakan lansia ketika di rumah itu merasa kesepian maka kami sengaja mengadakan ini agar mereka memiliki rasa kebahagiaan di usianya yang terbilang sudah senja,” pungkasnya.
Pihak panitia berharap ilmu agama yang didapat dari Pondok Ramadhan ini bisa menjadikan bekal bagi lansia dan janda untuk terus ibadah. Sehingga diharapkan ketika para lansia dan janda ini meninggal dunia bisa dalam keadaan khusnul khatimah. [owi/beq]






