Mojokerto (beritajatim.com) – Sebuah rumah di Lingkungan Kauman Gang 2, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Sabtu (25/3/2023) diacak-acak maling. Rumah milik Akhmad Darojak (62) ini dibobol maling saat ditinggal shalat tarawih di Masjid Agung Al-Fattah Kota Mojokerto.
Korban curiga setelah pulang dari sholat tawarih mendapati lampu kamar depan rumahnya menyala. Benar saja, saat korban masuk rumah dan mengecek keadaan rumah di beberapa bagian rumah sudah diacak-acak maling. Sejumlah barang berharap miliknya raib digondol maling.
Diantaranya, perhiasan emas berupa cincin emas, uang tunai hingga empat unit Handphone (HP) raib. Diduga pelaku masuk rumah dengan cara membobol rumah melalui atap rumah. Bapak tiga anak ini mengaku mengalami kerugian mencapai Rp 24 juta akibat peristiwa yang baru pertama mereka alami tersebut.
“Saat datang dari masjid itu lampu kamar depan sudah menyala. Padahal saat berangkat, semua lampu sudah saya matikan semua. Saya sudah curiga, tidak punya firasat apa-apa karena pas saya tinggal sholat tarawih, rumah sudah saya kunci,” ungkap korban, Minggu (26/3/2023).
Saat berangkat jamaah shalat tarawih di masjid yang jaraknya hanya 200 meter pukul 19.00, korban sudah mengunci pintu rumah. Namun ternyata pelaku masuk dengan cara membobol atap rumah. Pelaku masuk lewat genteng lalu menjebol plafon ruang sisi tengah dan mengacak-acak seisi rumah.
“Ada lima lubang plafon di tiga ruangan, mulai ruang tengah, dapur, hingga tiga kamar diacak-acak maling. Kemungkinan pelaku masuk lewat lubang di ruang tengah, karena disitu ditemukan betel dibungkus plastik yang kemungkinan besar dipakai untuk jebol plafon,” katanya.
Hasilnya, tiga cincin milik Sumiati, istri korban seberat 9 gram berhasil mereka gasak. Selain itu, pelaku membawa kabur uang tunai Rp2,5 juta di dalam dompet dan empat unit HP merk Samsung dan Iphone di kamar juga sukses mereka embat.
BACA JUGA:
Balap Liar Juga Terjadi di Kawasan Bekas Pabrik Tenun Mojokerto
Longsor, Tembok Rumah Warga Trawas Mojokerto Jebol
Sumber Bebekan di Trawas Mojokerto Muncul Anak Bebek Putih
“Kalau dihitung total semua ya ada sekitar Rp24 juta sampai Rp25 juta. Kemungkinan mereka masuk lewat genteng belakang yang bersebelahan dengan rumah kosong. Padahal cuma ditinggal sholat terawih, kemungkinan sudah tahu tidak ada orang di rumah,” ujarnya.
Pensiunan pabrik kertas ini mengira rumahnya sudah diincar maling sejak lama. Ini lantaran pelaku mengetahui betul saat rumah dalam kondisi kosong ditinggal penghuninya. Padahal, korban bersama istri dan dua anaknya hanya pergi shalat tarawih tak kurang satu jam lamanya.
“Sudah kami laporkan (ke Polsek Prajurit Kulon) dan langsung diolah TKP (Tempat Kejadian Perkara). Polisi juga sudah meminta keterangan,” tegasnya. [tin/but]
![Ditinggal Shalat Tarawih, Rumah di Mojokerto Dibobol Maling Plafon ruang sisi tengah rumah korban yang diduga menjadi jalan masuk pelaku. [Foto : ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230326-WA0054_y9vTZLsN8b-1024x768.jpeg)






