Surabaya (beritajatim.com) – Wakil Wali Kota Surabaya Armuji segera menginstruksikan pengecekan kelayakan seluruh kapal tambang yang beroperasi di wilayah Kota Pahlawan.
Ini menyusul insiden kecelakaan kapal tambang tenggelam di aliran Sungai Brantas di Jalan Raya Mastrip Kemlaten saat membawa sejumlah penumpang, Sabtu (25/3/2023). Total 13 orang sempat tenggelam di sungai.
“Kondisi kelayakan kapal tambang bagaimana, kapasitas angkutnya dan alat keselamatan seperti pelampung yang tersedia harus sesuai dengan kapasitas penumpang dan awak perahu,” kata Armuji, Sabtu (25/3/2023).
Baca Juga:
Kapal Tambang Tenggelam di Karang Pilang, Ini Cerita Korban Selamat
Saat ini terdapat tiga titik penyebrangan perahu tambang selain di Kemlaten-Pagesangan yaitu di Bogangin-Mastrip, RPH-Jambangan dan Kedurus Dukuh-Jambangan.
Armuji menyatakan BPBD Kota Surabaya telah terjun ke lokasi untuk melakukan upaya penyelamatan dan pencarian.
Baca Juga:
Kapal Tambang Karang Pilang Bocor, 13 Orang Tenggelam
“Sedang dilakukan proses pencarian korban hanyut. Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada korban maupun keluarga,” ujar mantan Ketua DPRD Surabaya ini. [asg/beq]






