Magetan (beritajatim.com) – Kasat Lantas Polres Magetan, AKP Trifonia Situmorang, mengingatkan jalur Sarangan-Tawangmangu saat ini belum aman, khususnya untuk kendaraan besar. Ini menyusul terjadinya longsor pada beberapa ruas jalan tembus yang menghubungkan Jawa Timur dengan Jawa Tengah tersebut.
“Kami akan memberikan edukasi pada masyarakat dan akan kami sampaikan lewat sosial media jika jalur ini belum aman untuk kendaraan berat. Seperti diketahui, Jalan tembus ini menghubungkan Sarangan ke Tawangmangu, Jawa Tengah,” kata Trifonia.
Sebuah proyek pembangunan warung di Jalan Tembus Sarangan-Tawangmangu masuk kelurahan Sarangan Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan longsor imbas hujan deras pada Jumat (24/3/2023) pukul 12.00 WIB siang. Tepatnya di kawasan warung rooftop kawasan Lingkungan Singolangu.
Baca Juga:
Proyek Bangunan Warung Jalan Tembus Sarangan-Tawangmangu Ambles ke Jurang
Trifonia mengatakan untuk kendaraan berat akan berbahaya jika melewati jalur tersebut. Dia mengimbau agar pengemudi kendaraan berat agar memilih jalur tol jika hendak menuju Jawa Tengah.

Menurut pengamatannya di lokasi, area yang rawan longsor itu mencapai 40 meter dengan kedalaman sekitar 25 meter. Pun, warung-warung itu juga jadi tujuan favorit pengunjung dan diperkirakan ramai saat perayaan Idul Fitri mendatang.
“Karenanya, kami akan segera mengedukasi masyarakat jika titik ini berbahaya. Kami memperkirakan jika kawasan ini bakal dipadati pengunjung saat Lebaran atau perayaan Idul Fitri nanti ya,” kata Trifonia.
Baca Juga:
Bahu Jalan ke Wonomulyo Magetan Longsor Tergerus Hujan
Selain itu, pihaknya segera bersurat pada Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Provinsi Jawa Timur agar segera memberikan penanganan darurat sehingga meminimalisir adanya longsor susulan.
“Kami segera bersurat ke DPU Bina Marga Jawa Timur, karena jalan ini adalah jalan provinsi, kami meminta segera ada pencegahan demi keamanan pengguna jalan,” katanya. [fiq/beq]






