Surabaya (beritajatim.com) – Kiai Muda Pendukung Ganjar Jatim menggelar kegiatan festival kuliner nusantara dan doa bersama menyambut bulan suci Ramadhan, Senin (20/3/2023). Kegiatan itu digelar di Dusung Gembong, Desa Kedungmulyo, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Koordinator Wilayah Kiai Muda Jatim, KH Ali Baidlowi mengatakan, kegiatan kali ini memang sengaja dilaksanakan jelang bulan puasa untuk silaturahmi dan doa bersama. “Pertama ini memang jelang puasa sekaligus untuk silaturahmi. Kedua, karena di sini sendiri memiliki banyak varian makanan khas daerah,” kata KH Ali Baidlowi.
Ali menjelaskan, makanan dalam festival kuliner itu dibuat oleh para peserta atau ibu-ibu yang hadir. Nantinya, makanan yang telah dibuat akan dinilai dan yang mendapat predikat terbaik diberikan hadiah. “Kegiatan ini juga dilakukan untuk menciptakan semangat memasak ibu-ibu. Sebelumnya, sudah dibuat beberapa tim untuk membuat makanan yang ada di sini,” jelasnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”ganjar-pranowo”]
Ali menambahkan antusias dari masyarakat sekitar terkait kegiatan ini pun sangat tinggi. Terbukti jumlah peserta yang hadir melebihi kapasitas. “Alhamdulillah, antusias luar biasa, terutama dukungan untuk Pak Ganjar. Hampir semua orang di sini pun tahu sosok Pak Ganjar bagaimana dan mendapat tanggapan yang positif,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu peserta Rumiati mengaku sangat senang dengan adanya kegiatan festival kuliner nusantara yang digelar Kiai Muda Dukung Ganjar. “Sangat senang sekali. Kalau perlu digelar lagi, karena semuanya senang. Bisa dilihat sendiri pesertanya pun melebihi kapasitas,” ujar Rumiati.
Dia menyebut kegiatan kali ini sangat positif karena melatih para ibu-ibu untuk berkreasi dengan menggunakan bahan yang ada. “Karena ini memasak makanan daerah, maka kami memanfaatkan yang ada di pekarangan rumah. Kemudian, diolah menjadi masakan,” tuturnya.
Selain menggelar kegiatan festival kuliner nusantara, Kiai Muda Dukung Ganjar juga berdoa bersama peserta yang hadir untuk kedamaian Indonesia, khususnya jelang Ramadhan. (tok/kun)






