Tuban (beritajatim.com) – Dinas Kesehatan Tuban peringati hari TBC di Mangrove Centre Jenu. Kepala Dinas Kesehatan Tuban Bambang Priyo Utomo menyatakan bahwa kasus TBC di Tuban mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu.
“Artian meningkat ini bahwa kami sudah menangani jumlah sekian. Sehingga semakin banyak kita temui maka semakin cepat kita mengobati,” ucap Bambang Priyo Utomo, Jumat (17/03/2023).
Bambang sapaannya juga menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan Tuban sudah membentuk kader penyuluhan TBC di tingkat Puskesmas se Kabupaten Tuban yang tujuannya agar secepat mungkin menemukan kasus TBC.
“Hal ini kami lakukan dalam rangka mempercepat eliminasi tahun 2030, dimana pada tahun itu kita harus eliminasi kasus TBC,” kata dia.
Lanjut, penyakit TBC yaitu Tuberkulosis atau TB umumnya menyerang paru-paru, menurut Bambang penularannya bisa melalui batuk, kemudian lewat kopi dan teh. Sehingga, semakin cepat kita ketahui, semakin tuntas kasus TBC di Kabupaten Tuban.
“Jika dibandingkan tahun 2022 lalu, faktornya karena pandemi Covid-19 sehingga angka pencapaian lebih sedikit,” tutur Bambang.
[berita-terkait number=”4″ tag=”tuban”]
Sementara itu, pihaknya menggelar serangkaian acara untuk memperingati hari TBC sebetulnya jatuh pada tanggal 24 maret, namun karena memasuki bulan Ramadhan, sehingga peringatan hari TBC dimajukan.
“Kemarin sudah ada acara lomba video dari kader penyuluhan TBC, kemudian ada lomba catur dan sekarang outbound,” tambahnya.
Ia berharap bahwa pada tahun 2030 permasalahan TB di Kabupaten Tuban bisa teratasi, meski di Jawa Timur angka tersebut termasuk tinggi, namun itu adalah bentuk pencapaian untuk mengobati.
“Insya Allah kita yakin bisa eliminasi di tahun 2030, sehingga tidak menjadi masalah kesehatan di Kabupaten Tuban,” pungkasnya. [ayu/but]
![Kasus TBC di Tuban Semakin Meningkat Kepala Dinas Kesehatan Bambang Priyo Utomo saat ditemui reporter beritajatim.com di Mangrove Centre Jenu Tuban. [foto : Ayu/beritajatim.com]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/03/1-116-1024x576.jpg)





