Surabaya (beritajatim.com) – Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya Anas Karno mendorong pemerintah kota dan Perusahaan Daerah Pasar Surya (PDPS) untuk segera revitalisasi pasar Tunjungan.
Menurut politisi PDIP ini, masih ada sisa 9,9 miliar di dalam penyertaan modal yang akan digunakan untuk merevitalisasi di 4 pasar. “Itu yang sebenarnya untuk segera dilakukan (revitalisasi),” kata Anas usai pertemuan dengan pedagang pasar Tunjungan, Kamis (16/3/2023).
Lanjut Anas, permasalahan Pasar Tunjungan dibutuhkan penyelesaian dilakukan secara bersama. Saat ini pihaknya masih menunggu dari PD Pasar Surya seperti apa dan bagaimana teknis pelaksanaannya. “Itu (revitalisasi) nunggu dari PD Pasar seperti apa teknisnya gitu,” katanya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”DPRD-Surabaya”]
Tak hanya pasar tunjungan, Anas Karno berharap, pasar tradisional lainnya perlu juga direvitalisasi. Apalagi saat ini momentum yang tepat untuk pemulihan ekonomi. “Saya berharap pasar tradisional juga direvitalisasi dengan konsep pasar semi modern,” pungkas Anas.
Sebelumnya, Plt Ketua Pedagang Pasar Tunjungan (P3T) Jalil Hakim menyebut pihaknya pernah mengundang dosen dari universitas Ciputra untuk mengecek kondisi bangunan pasar Tunjungan. Dengan kesimpulan tingkat kerawanan pasar Tunjungan 60 persen bisa terjadi ambruk.
“Kesimpulannya 60 persen bisa ambruk, lalu mau apa lagi ini. Kami minta pasar Tunjungan ini segera direvitalisasi,” kata Jalil. [asg/kun]
![DPRD Surabaya Minta Pemkot dan PDPS Segera Revitalisasi Pasar Tunjungan Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Anas Karno usai pertemuan dengan P3T di pasar Tunjungan, Surabaya.[foto/ademasrio].](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/03/63B5F04F-020A-4D1C-99D6-BCD1ACE1F7E8-1024x758.jpeg)





