Sidoarjo (beritajatim.com) – PT Angkasa Pura Logistik (APLog), anak perusahaan PT Angkasa Pura I menghadirkan layanan multimoda untuk pengiriman ekspor dengan sistem ATA (APLog to APLog) atau dari Angkasa Pura ke Angkasa Pura lainnya.
Kegiatan inaugurasi pengiriman ekspor melalui multimoda oleh APLog bertajuk “The Winning Export Performance of East Java” ini bertujuan untuk mempublikasikan layanan baru, yaitu ATA.
“Layanan ATA ini merupakan kerjasama APLog dengan ground handling dan airlines, yang telah mendapat dukungan penuh dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta izin Badan Usaha Angkutan Multimoda (BUAM) dari Kementerian Perhubungan, dan Angkasa Pura 1,” ucap Direktur Utama PT Angkasa Pura Logistik Danny P. Thaharsyah usai peresmian Selasa (14/3/2023).
Danny menjelaskan, layanan multimoda adalah pengiriman barang melalui dua moda transportasi atau lebih dalam satu dokumen. “Multimoda sebagai alternatif pengiriman barang, khususnya ekspor melalui udara, agar dapat lebih efisien dalam pengiriman logistik,” tukasnya.
Danny menjelaskan, kegiatan pengiriman ini merupakan yang pertama kali dilakukan dari Jawa Timur ke Bali menggunakan multimoda, dengan alat angkut darat dilanjutkan dengan pesawat untuk tujuan ekspor.
“APLog menjamin keamanan barang multimoda dengan adanya 2 segel, GPS, dan CCTV yang bisa dipantau/dilacak secara real-time sehingga barang dapat terkirim dengan aman dan tepat waktu,” janji dia.
Kegiatan ini tentu tidak lepas dari dukungan berbagai pihak yaitu pemerintah melalui Bea Cukai dan Kementerian Perhubungan serta Angkasa Pura 1.
Kepala Kanwil Bea Cukai Jatim I, Untung Basuki menyatakan Bea Cukai mendukung layanan multimoda APLog, dalam hal ini Bea Cukai melakukan pengawasan penuh atas kegiatan ini. Bea Cukai juga mendukung peningkatan ekspor melalui kegiatan ini.

“Kesempatan dalam ATA ni juga bisa dimanfaatkan para pelaku UMKM di Jawa Timur. Kami mendukung UMKM Jawa Timur untuk terus maju dan berkembang dalam memasarkan produksinya sampai level internasional” tambah Untung.
Angkasa Pura 1 sebagai induk juga mendukung sepenuhnya dengan menyediakan fasilitas di bandara untuk kepentingan multimoda agar barang sampai dengan aman di negara tujuan serta memberikan akses untuk alat angkut darat di bandara.
Diharapkan melalui produk layanan yang diluncurkan oleh APLog ini dapat meningkatkan ekspor di Jawa Timur dan throughput di Terminal Kargo Bandara Internasional Juanda Surabaya, meningkatkan ekspor dari Jawa Timur, dan juga mendukung usaha UMKM yang ingin mengembangkan usahanya pada pasar ekspor.
“APLog berkomitmen selalu memberikan pelayanan terbaik di bidang logistik,” timpal Danny yang mendapat aplaus dari General Manager AP l Surabaya Sisyani Jaffar.
Masih menurut Danny, dengan visi Leading Logistics Partner, APLog semakin memantapkan posisi sebagai perusahaan yang terus bertransformasi, berkolaborasi dalam menjalankan layanan logistik/kargo, juga terus menjaga serta meningkatkan standar internasional dengan basis value AKHLAK.
“APLog juga akan terus optimistis dalam menyambut tantangan, terus berinovasi digital, dan berkolaboratif mencetak peluang bersama dengan stakeholder untuk terus saling berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian Indonesia dengan lini bisnisnya mulai dari Cargo Services, Air Freight, Contract Logistic, Freight Forwarding, Express, Regulated Agent, EMPU dan Total Baggage Solution,” pungkasnya. [isa/but]






