Surabaya (beritajatim.com) – SAPMA PP (Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila) Jatim menyatakan pemuda harus peka realitas sosial masyarakat. Hal ini ditunjukkan SAPMA PP dengan rutin melakukan aksi sosial setiap Jumat.
Selain tindak lanjut aksi sosial, hal ini juga wujud keprihatinan SAPMA PP Jatim terhadap menurunnya kepekaan sosial pemuda dewasa ini.
Ketua SAPMA PP Jatim, Arderio Hukom menyebut menurunnya kepekaan sosial berimbas pada maraknya pemuda yang lebih senang mempertontonkan perilaku kekerasan, pamer harta, hingga perilaku hedonisme.
“Ini sebagai pengingat bahwa pemuda harus peka terhadap realitas sosial masyarakat. Sekarang banyak pemuda lebih memilih pamer kekerasan, harta, hedon daripada membantu sesama dan melakukan aksi sosial,” kata Arderio, Sabtu (11/3/2023).
Alumnus FH Universitas Airlangga ini mengatakan aksi sosial Jum’at Ber-SAPMA dilakukan di 12 kota/kabupaten di Jatim.
Baca Juga:
Emil Dardak Terpilih Ketua Demokrat Jatim, SAPMA PP: Arah Bangsa Tergenggam Pada Anak Muda
12 titik tersebut diantaranya Kota Surabaya di 2 titik, Kota Malang, Kota Madiun, Kota Blitar, Kabupaten Madiun, Kabupaten Sampang, Kabupaten Ngawi, Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Kota Kediri, dan Kabupaten Tulungagung.
Berbagai aktivitas sosial dilakukan pada Jumat Berkah tersebut. Seperti halnya yang dilakukan kader SAPMA PP Kota Surabaya yang membagikan nasi kotak pada jamaah sholat Jumat di Masjid Kampus C Unair.
Baca Juga:
SAPMA Pemuda Pancasila Jatim Sesalkan Pencopotan Plang Muhammadiyah di Banyuwangi
“Hal unik juga dilakukan Kader SAPMA PP Jawa Timur yang mengajak Jamaah Sholat Jumat di Masjid At-Taqwa Sambikerep Surabaya untuk makan siang bareng Bakso dan Mie Ayam, mereka juga melakukan ‘Kerja Bakti’ membersihkan masjid selepas Sholat Jumat,” katanya.
Arderio mengatakan aksi sosial yang dilakukan SAPMA PP Jatim di 12 kota dan kabupaten ini mendapat banyak apresiasi terutama dari masyarakat sekitar. Dia menegaskan akan terus konsisten membantu masyarakat dengan melakukan aksi sosial yang berkelanjutan.
“Semoga agenda positif ini dapat berlangsung terus-menerus secara berkelanjutan,” pungkasnya. [asg/beq]






