Surabaya (beritajatim.com) – Driver ojol (ojek online) bernama Zainal, asal Tawangsari, Taman, Sidoarjo tewas ditabrak pemuda asal Krembangan. Insiden ini terjadi di Jalan Ahmad Yani, Surabaya, pada Sabtu dini hari (11/3/2023).
Saat kejadian, Zainal sedang mengantarkan penumpang. Sementara penabrak yang berinisial CR (20) sedang mengemudikan sepeda motor dalam kondisi mabuk.
Kabid Darlog BPBD Surabaya, Buyung Hidayat Rachman mengatakan akibat tabrakan tersebut, Zainal terjatuh. Saat masih berguling di aspal jalan, ada mobil boks yang melintas di belakang.
Tak sempat menghindar, mobil boks itu langsung menabrak Zainal. Korban sampai terseret 100 meter dari titik awal terjatuh hingga masuk ke kolong mobil.
“Menurut keterangan dari saksi, pengendara ojol hendak mengantarkan penumpang melaju dari arah utara menuju ke selatan tepat di Jalan Ahmad Yani, saat di lokasi tiba-tiba ditabrak dari belakang oleh seorang pemuda asal Krembangan,” ujar Buyung.
Baca Juga:
Pelajar SMP di Surabaya Tawuran Hingga Patah Tulang dan Tak Sadarkan Diri
Ditabrak dari belakang membuat sepeda motor Honda Supra yang dikendarai Zainal terjatuh. Penumpang Zainal berinisial IE (40) masih beruntung.
IE hanya mengalami luka lecet di kaki dan sakit di punggung. Tetapi Zainal tewas di lokasi usai dihantam langsung mobil boks yang dikendarai CH hendak pulang ke Waru.
“Dari arah belakang melintas pengendara roda empat tidak bisa mengendalikan laju kendaraan, menabrak pengendara ojol dan sempat terseret 100 meter,” imbuhnya.
Mengetahui hal itu, seorang pengendara gang juga saksi di lokasi langsung menghubungi call center 112. Saat petugas datang, mereka langsung mengecek kondisi para korban.
Baca Juga:
Dari Kaya Raya, Wahyu Kenzo Kini Pakai Baju Tahanan
“Korban ojol meninggal dunia, penumpang (ojol) sadar, luka parut bagian kaki dan mengeluh sakit di punggung, pengendara lain (penabrak) sadar, luka parut di kaki kiri dan siku kiri, nyeri di bagian dada, pengendara mobil sadar, hanya shock,” ucapnya.
Buyung mengungkapkan, pengemudi ojol saat ini telah dibawa ke RSUD dr. Soetomo menggunakan ambulan PMI. Nantinya, pihak keluarga akan dihubungi agar jenazah dibawa pulang.
“Barang bukti dua unit sepeda motor dan satu unit mobil box dikondisikan oleh jajaran samping Unit Laka Lantas Polrestabes Surabaya,” tutupnya. [ang/beq]






