Surabaya (beritajatim.com) – HIPMI atau Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Kota Surabaya menggelar forum bisnis dan rapat kerja cabang (rakercab) bertajuk Aksi Lokal untuk Visi TOP Global.
Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kota Surabaya, Denny Yan Rustanto mengatakan acara forbis dan rakercab menghadirkan beberapa tokoh nasional dan entrepeneur muda sebagai bentuk kolaborasi meningkatkan implementasi bisnis secara luas dan menuju pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.
Mulai dari komisaris utama Bank KB Bukopin Jerry Marmen, Wagub Jatim Emil Dardak, Ketua Umum BPD HIPMI Jatim Rois Sunandar Maning, Ketua KADIN Surabaya Ali Affandi, Ketua Dewan Pembina BPC HIPMI Surabaya Muhamad Luthfy.
Selain itu juga ada Ketua Umum BPC HIPMI Surabaya 2016-2019 Kuswana Mandiri S, Ketua umum BPC HIPMI Surabaya 2013-2016 Abdul Ghofur, ketua umum BPC HIPMI Surabaya 2011-2012 Putu Indra, hingga stand up comedian kondang asal Surabaya, Dono Pradana.
“Ini untuk menciptakan value creation lebih efektif dan inovatif agar mampu mendorong percepatan pemulihan ekonomi kota Surabaya pasca pandemi Covid-19,” kata Denny di Balai Pemuda Surabaya, Selasa (7/3/2023).
Denny Yan menambahkan HIPMI Surabaya memiliki komitmen bahwa kuat dari HIPMI untuk HIPMI, HIPMI Surabaya untuk Kota Surabaya. Selain itu, HIPMI Surabaya memiliki komitmen kuat untuk mengembangkan UMKM di Kota Pahlawan.
[berita-terkait number=”5″ tag=”HIPMI”]
“Seperti pada acara hari ini vendor-vendor dan stan-stan makanan 99 persen merupakan produk pengusaha yang tergabung dalam HIPMI Surabaya,” kata Denny,
Sehingga, harapannya ketika anggota HIPMI Surabaya mendapatkan manfaat, akan bisa merasionalisasi dan bisa menebarkan manfaat kepada orang lain.
“Pada awal nanti, HIPMI Surabaya bersama petani binaannya di Kelurahan Bakingan akan melakukan panen perdana buah Melon dengan kualitas premium, seratus persennya dibeli oleh anggota HIPMI sendiri,” paparnya.
Denny merinci, saat ini ada empat program HIPMI yang sudah terjalin dengan pemerintah kota (pemkot) Surabaya. Yaitu, pertanian, pengolahan sampah organik, pelatihan memasak dan Jawara Comunal.
Empat program tersebut, telah memberikan manfaat dan pemasukan ekonomi yang riil untuk 120 keluarga di Surabaya. “Ke depan, program HIPMI Surabaya, tidak muluk-muluk. Kami ingin membuat program kecil, tapi bermanfaat dan jumlahnya banyak. Sehingga program ini bisa berkesinambungan dan menebar lebih banyak lagi untuk orang-orang di sekitar Surabaya,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengapresiasi HIPMI yang berkomitmen membangkitkan ekonomi pasca pandemi di kota pahlawan melalui beberapa program. Eri optimis dengan sinergi kuat Pemkot Surabaya dan HIPMI akan tercipta pengusaha hebat untuk membangun Surabaya.
“Saya yakin rakercab dan torum bisnis ini akan menghasilkan talenta-talenta yang luar biasa untuk membangun kota Surabaya menjadi kota yang lebih hebat lagi, karena insyaallah dengan HIPMI sinergi kuat, Surabaya Hebat,” kata Eri.[asg/kun]






