Bojonegoro (beritajatim.com) – Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Bojonegoro Nanang Dwi Cahyono enggan melaporkan dugaan pencatutan dirinya yang memberikan dukungan pemenangan kepada partai politik dalam pemilu 2024.
Saat dikonfirmasi apakah adanya surat pernyataan dukungan kepada partai politik yang tersebar di media sosial tersebut akan dilaporkan, ia hanya berkomentar bahwa tidak ingin membuat gaduh situasi masyarakat menjelang tahun politik. “Semua orang pernah membuat kesalahan, kembalikan dan buat tenang masyarakat. Jangan buat gaduh,” ujarnya, Senin (6/3/2023).
Pihaknya meminta agar semua elemen lebih mengutamakan kepentingan ataupun ketenangan dari sisi masyarakat. “Kominfo menggalang dukungan ini juga saya kaget. Tapi saya juga heran karena tandatangannya mirip sekali dengan tanda tangan saya,” ucapnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkab-bojonegoro”]
Dengan adanya surat dukungan kepada partai politik itu pihaknya kemudian langsung melakukan klarifikasi dan meminta kepada timnya untuk memberikan surat pernyataan yang beredar adalah berita hoaks.
Sekadar diketahui, dalam suratnya tertulis surat tersebut dibuat pada 20 Januari 2023. Isinya, menyatakan bahwa bersedia memenangkan Calon Anggota DPRD Pusat Farida Hidayati dengan target perolehan suara 40 persen.
Kemudian, DPRD Provinsi Muhammad Mugni dengan target 30 persen. Kemudian DPRD tingkat 2 Partai PKB dengan target suara 50 persen, dan Pilkada Bupati Bojonegoro 2024 yang diusung dari PKB atau koalisi PKB dengan target suara 100 persen. Surat tersebut juga ditandatangani dan bermaterai 10.000. [lus/kun]






