Magetan (beritajatim.com) – Sebuah bus asal Bojonegoro, Jawa Timur, nyaris masuk ke jurang saat menuju Sarangan Magetan. Bus pariwisata itu gagal naik di Tanjakan Kuren, Desa Dadi, Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Sabtu (4/3/2023) pukul 15.00 WIB. Bus yang mengangkut 22 penumpang itu gagal menanjak hingga mundur dan menabrak guardrail atau pembatas jalan.
Kasi Humas Polres Magetan AKP Budi Kuncahyo membenarkan kejadian tersebut berdasarkan laporan dari Polsek Plaosan. Diketahui, bus berkelir hijau dan bertuliskan Sang Engon di bodinya itu mengangkut 22 penumpang.
BACA JUGA:
Bus Masuk Jurang di Jalan Tembus Sarangan Magetan, Polisi: Sopirnya Baru 2 Bulan
Bus itu dikemudikan oleh M. Ekwan (36) warga Desa Sambiroto Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Dikeyajui bus itu mengangkut rombongan wisata dari Bojonegoro yang hendak menuju Telaga Sarangan.
“Semula kendaran bus tiga perempat berjalan dari arah Plaosan ke arah Sarangan. Sampai di lokasi kejadian, bus tidak kuat menanjak dan mundur, bis dibantingkan ke arah kanan jalan sehingga menabrak pembatas jalan,” kata Kuncahyo.
BACA JUGA:
Bus Pariwisata Terjun ke Jurang 30 Meter di Plaosan Magetan, 7 Meninggal
Beruntung tidak ada yang terluka dalam kejadian itu. Jika tak ada pembatas jalan, bus bisa masuk ke jurang. Pun, kini petugas masih mengamankan lokasi kejadian untuk mengevakuasi kendaraan itu. Polisi masih mengatur arus lalu lintas agar tak tersendat. [fiq/suf]






