Pamekasan (beritajatim.com) – Pelatih Madura United FC, Fabio Lefundes mengaku kegagalan mengamankan poin kala menjamu Borneo FC, tidak sesuai harapan yang diinginkan.
Sebab pada laga tersebut, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab harus mengakui kelahan 0-1 dari Pesut Etam, pada lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan Pamekasan, Jum’at (3/3/2023).
Satu-satunya gol pada laga tersebut dicetak Adam Alis Satyono meneruskan umpan Matheus Pato, pada menit 24′. Sekaligus menggenapkan catatan 4 laga tanpa kemenangan bagi Madura United.
BACA JUGA:
Lagi, Madura United Gagal Amankan Poin di Kandang
“Kita pikir ini hasil yang tidak sesuai target, penyelesaian akhir menjadi penyebab kami kesulitan. Padahal kita tampil dominan dan membuat perbandingan berlangsung menarik,” kata Fabio Lefundes.
Terlebih pasca kebobolan pada pertengahan babak pertama, anak asuhnya justru semakin berat mengembangkan permainan. “Ada passing yang salah dan dimanfaatkan lawan mencetak gol, setelah itu kita justru kesulitan,” ungkapnya.
“Hal ini menjadi persoalan kita yang sering kali tampil inkonsisten, kami sepertinya ingin menangis atas kekalahan ini. Semoga kedepan bisa lebih baik,” pungkasnya. [pin/suf]






