Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Persebaya, Aji Santoso kembali memberi apresiasi besar kepada salah satu pemain mudanya, Arief Catur. Pemain muda jebolan PON Jatim XX 2021 lalu itu, mampu menunjukkan performa terbaiknya ketika dipercaya masuk Starting Eleven melawan Rans Nusantara.
Menurut Aji Santoso, permainan Arif cukup bagus saat diberi kepercayaan sejak menit awal. Hanya saja, ia ditarik keluar pada babak kedua melawan Rans karena cedera.
Selain minim jam terbang, Arif juga memiliki kelebihan bermain menggunakan kaki kiri. “Arif ini harus belajar bermain menggunakan kaki kanan biar seimbang. Saya dulu juga bek kiri, tapi bisa menggunakan kaki kanan saya dan harus bisa crossing menggunakan kaki kanan. Ini yang harus dilakukan biar seimbang meskipun, kita bukan kidal,” ungkap Aji.
[berita-terkait number=”5″ tag=”persebaya”]
Bahkan, pelatih asal Kepanjen, Malang ini pun tak segan memberikan pandangan baiknya dengan mengakui kualitas Arif Catur yang memiliki visi permainan bolanya cukup kuat. “Saya pikir dia ini pinter main bolanya. Kuat visi bermainnya. Crossing bolanya juga bagus, hanya memang belum banyak jam terbang saja,” ungkap Aji.
Aji mengakui jika Arif Catur sepanjang musim ini hanya bermain beberapa kali selama putaran pertama hingga kedua ini, nantinya dia akan mempertimbangkan untuk menambah jam terbang bermain di sisa kompetisi. “Ya memang dia belum banyak jam terbang di musim ini. Seumpama dia banyak jam terbang, saya yakin di musim depan dia sudah matang dan lebih bagus cara bermainnya,” ungkap Aji.
Aji Santoso memang menjadi pioner untuk mengembangkan bakat pemain muda untuk bermain di klub Liga 1. Bukan hanya sukses mengantarkan Persela Lamongan mencetak pemain muda yang berkualitas, di Persebaya pun ia menerapkan pemain muda yang menduduki starting eleven setiap pertandingan seperti Deny Agus, Rizky Dwiyan, Andre Oktavian yang kini mulai sering diturunkan sejak babak pertama pertandingan. (way/kun)






