Sumenep (beritajatim.com) – Tak ada kapal ke Masalembu, puluhan penumpang terpaksa bermalam di Pelabuhan Kalianget, Kabupaten Sumenep. Mereka memilih menunggu kapal yang kembali beroperasi.
Salah satu penumpang asal Desa Masalima, Kecamatan Masalembu, Miskawi, mengaku sudah dua pekan menginap di pelabuhan karena tidak ada kapal yang berlayar. Dia tidak punya cukup uang untuk bermalam di penginapan sehingga memilih bertahan bersama puluhan penumpang lainnya.
“Sudah dua minggu saya di sini. Rencana mau pulang ke Masalima. Ternyata malah diadang cuaca buruk. Bekal makin menipis. Makanya memilih tidur di sini. Untuk makan sehari-hari, kami dapat kiriman nasi,” kata Miskawi, ditulis Rabu (1/3/2023).
Cuaca di Perairan Masalembu sudah tiga pekan ini tergolong ekstrem. Berdasarkan prakiraan BMKG Maritim Surabaya, tinggi gelombang di Perairan Masalembu berkisar antara 2,5-4 meter, dengan kecepatan angin 20-24 knot.
Baca Juga: 3 Minggu Tak Ada Kapal, Pulau Masalembu Sumenep Krisis Sembako
Kondisi tersebut jelas membahayakan pelayaran. Karena itu, tidak ada satupun kapal yang berangkat. KSOP Kalianget meminta agar seluruh operator kapal menunda pelayaran.
“Kami berharap cuaca segera membaik, agar kapal bisa berangkat dan kami bisa segera pulang ke Masalembu,” ucap Miskawi.
Sementara Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain menjelaskan, pihaknya secara rutin mengirimkan makanan dan minuman untuk para penumpang kapal yang tertahan di Pelabuhan Kalianget.
Baca Juga: Masalembu Krisis Pangan, Bupati Sumenep Surati Gubernur Jatim
“Data yang ada di kami, jumlah penumpang yang ada di pelabuhan sebanyak 26 orang. Kami kirimi makanan dan minuman setiap hari, sehari 3 kali,” terangnya.
Selain itu, Dinsos P3A juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas Kalianget untuk memantau kesehatan para penumpang yang bertahan di Pelabuhan Kalianget.
“Ini merupakan bentuk kepedulian Pemkab Sumenep. Tidak hanya makan dan minum yang kami jamin, tapi kesehatan juga. Mereka dipantau dan diperiksa kesehatannya oleh tim kesehatan yang siaga,” terangnya.
Pulau Masalembu merupakan salah satu wilayah kepulauan di Kabupaten Sumenep. Dalam cuaca normal, diperlukan waktu 12-14 jam pelayaran untuk tiba di pulau ini dari Pelabuhan Kalianget. [tem/beq]






