Gresik (beritajatim.com) – Ambisi Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia (GPP) menang di kandang sendiri terjawab tuntas. Di Hadapan ratusan pendukungnya, GPP menang 3-1 atas Jakarta Pertamina Fastron 3-1 (23-25, 25-14, 25-19, 25-19) di ajang lanjutan final four Proliga 2023 minggu pertama yang digelar di GOR Tridharma Petrokimia Gresik, Jumat (24/02/2023).
Tampil percaya diri, GPP sempat tertinggal di set pertama 2-4 hingga 3-7. Tim asal Jakarta kembali leading 3-8. Tuan rumah Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia (GPP) berusaha memperkecil poin di angka 6-9. Namun, GPP kembali tertinggal 8-12.
GPP yang dinahkodai Hanny Budiarti dkk tertinggal lagi 10-14 dari Jakarta Pertamina Fastron. Kesalahan service dari pemain GPP membuat Jakarta Pertamina Fastron kembali leading 16-20. Perlahan tapi pasti GPP mampu memperkecil poin 23-24. Set pertama GPP kalah 23-25.
[berita-terkait number=”5″ tag=”proliga”]
Di set kedua GPP langsung leading 3-0 atas Jakarta Pertamina Fastron. Tim tamu kembali memperkecil poin 3-2. GPP kembali menjauh 5-2. Jakarta Pertamina Fastron mampu menyamakan kedudukan 5-5. GPP kembali leading 9-5 hingga 12-7. Pemain Jakarta Pertamina Fastron kerap kali melakukan kesalahan. Sehingga, GPP terus menjauh sampai poin 16-8. Tampil percaya diri GPP kembali leading 22-12. Set kedua GPP menang 25-14.
Memasuki set ketiga, performa GPP terus meningkat ini terbukti mampu meninggalkan Jakarta Pertamina Fastron 15-10 sampai 16-11 hingga 17-12. Tim tamu Jakarta Pertamina Fastron berusaha mengejar hingga poin 17-13 sampai 19-16. GPP kembali meninggalkan Jakarta Pertamina Fastron 22-17. Set ketiga GPP menang 25-19
Set keempat atau penentuan, GPP tertinggal 1-5 atas Jakarta Pertamina Fastron. GPP menambah poin di angka 3-6. Namun, Jakarta Pertamina Fastron kembali menjauh 6-10. GPP mendekati di 9-11 hingga 11-13. GPP mampu menyamakan 14-14. Bahkan, unggul 16-15 hingga 19-15. Jakarta Pertamina Fastron mendekati GPP 20-18. GPP menjauh di angka 24-19. GPP menang 25-19.
Menanggapi kemenangan perdana di kandang sendiri Pelatih GPP Ayub Hidayat menuturkan, dirinya mengapresiasi perjuangan pemainnya. Hal ini juga tidak lepas dari kepercayaan diri yang menjadi motivasi bisa menang atas Jakarta Pertamina Fastron. “Anak-anak tampil luar biasa dan kepercayaan dirinya sangat tinggi sehingga mampu mengalahkan Jakarta Pertamina Fastron,” tuturnya.
Sementara pelatih Jakarta Pertamina Fastron Eko Waluyo mengatakan, kekalahan atas GPP ini tidak lepas dimana set kedua pemainnya kena service dari pemain GPP. Sehingga, permainan di lapangan tidak jalan. Ditambah kepercayaan diri pemain menurun. “Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi buat pertandingan selanjutnya,” pungkasnya. [dny/kun]






