Malang (beritajatim.com) – Ujicoba satu arah di kawasan Kayutangan Heritage memasuki hari ke 5. Hasil pemantauan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang rekayasa lalu lintas untuk kawasan Kayutangan Heritage dianggap ampuh mengurai kemacetan.
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra menyebut tingkat kemacetan turun sekitar 80 persen di kawasan Kayutangan Heritage. Daerah ini kini merupakan kawasan ikonik di Kota Malang. Selain itu, sejumlah perkantoran swasta mulai perbankan, otomotif dan pertokoan berada di daerah ini.
Daerah yang disebut jantung kota ini selalu dipadati kendaraan saben hari. Sejumlah titik seperti Jalan Semeru, Jalan Kahuripan, dan Jalan Oro-oro Dowo dihari biasa selalu dipadati kendaraan. Setelah ujicoba satu arah arus lalulintas tampak lenggang dan lancar.
“Sangat berkurang hampir 80 persen ya. Namun secara sistematis ada di petugas yang memantau dan menghitung kendaraan yang melewati di sejumlah titik. Itu akan jadi bahan evaluasi kami nantinya,” ujar Widjaja, Jumat, (24/2/2023).
[berita-terkait number=”3″ tag=”kota-malang”]
Widjaja mengatakan, hasil pantauannya di sejumlah titik arus lalulintas lebih lenggang dibandingkan sebelum ujicoba. Akan tetapi masih ditemukan pengguna jalan yang bandel. Mereka tetap nekat menerobos meski ada rambu-rambu petunjuk satu arah. Salah satunya di Depan Patung Chairil Anwar menuju komplek Pertokoan Kayutangan.
“Secara kasat mata sudah bisa terlihat, bahwa kemacetan sangat berkurang. Tinggal pada intinya ketaatan seluruh masyarakat (pengendara) yang melintas,” tandas terkait ujicoba satu arah di kawasan Kayutangan Heritage. [luc/but]






