Jember (beritajatim.com) – Polisi menyelidiki kematian misterius Hendar Wahyudi (45), pegawai kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember, Jawa Timur. Informasi yang diperoleh polisi, Hendar sering mengeluh sakit kepala.
Jenazah Hendar ditemukan kemarin di rumah kontrakan, Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul. “Sementara kasus ini masih diselidiki, karena tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan perusakan pintu rumah atau pagar. Gembok tetap terkunci. Tapi yang bersangkutan memang rumahnya tidak pernah dikunci karena tinggal sendiri,” kata Kepala Kepolisian Sektor Tanggul Ajun Komisaris Miftahul Huda, Rabu (22/2/2023).
Sebelum ditemukan tak bernyawa, Hendar mendatangi rumah sang ibunda. “Dia mengeluh sakit habis opname. Kalau dari pengakuan tetangga yang diajak curhat, yang bersangkutan sering mengeluh sakit kepala,” katanya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”jember”]
Setelah itu Hendar tak bisa dihubungi lagi. Jenazahnya ditemukan dalam keadaan telentang di kasur, setelah polisi masuk karena mendapat laporan dari warga setempat. “Warga mencium bau busuk. Lalu anggota ke sana, masuk lompat pagar bersama Pak RT dan Pak RW karena tergembok,” kata Huda.
Huda memperkirakan Minggu malam atau Senin pagi meninggal. Hendar sebenarnya memiliki seorang istri dan dua orang anak yang tinggal di Desa Tanggul Wetan. Namun saat itu, ia tengah tinggal seorang diri di rumah kontrakan.
Polisi sudah meminta keterangan dari kerabat dan saudara. “Menurut keterangan dari mereka, yang bersangkutan memang sering mengeluh sakit,” kata Huda. [wir/ted]






