Lamongan (beritajatim.com) – Di tengah kepungan banjir luapan Bengawan Jero yang merendam puluhan desa, petugas kepolisian di Lamongan menggelar patroli kesehatan secara door to door, dengan mendatangi secara langsung rumah warga.
Hal itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap wabah penyakit yang mudah menjangkiti masyarakat saat banjir melanda. Patroli kesehatan itu salah satunya dilakukan di desa yang terdampak banjir, yakni Desa Jelakcatur, Kecamatan Kalitengah, Lamongan.
Tercatat, setidaknya ada 199 rumah di Desa Jelakcatur yang terdampak banjir akibat luapan Bengawan Jero. Selain pemukiman warga, banjir juga merendam area tambak dan sejumlah fasilitas umum seperti gedung sekolah, masjid dan akses jalan.
“Desa Jelakcatur, Kecamatan Kalitengah ini adalah salah satu desa yang terkena imbas cukup parah dari banjir luapan sungai Bengawan Jero,” ujar Kapolsek Kalitengah AKP Sudjak, Selasa (21/2/2023).
Sudjak juga menjelaskan bahwa banjir ini membuat aktivitas warga desa setempat terganggu. Oleh karenanya, Sudjak menjelaskan, kegiatan patroli kegiatan ini dilakukan dengan mendatangi rumah warga terdampak secara langsung demi memudahkan mereka.
[berita-terkait number=”5″ tag=”banjir-lamongan”]
Ditegaskan Sudjak, selain melakukan patroli kesehatan, pihak kepolisian juga terus menggalakkan patroli keamanan. Hal itu untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan terjadi. “Patroli keamanan juga digelar guna mengantisipasi penuh kemungkinan adanya tindak kejahatan di pemukiman yang saat ini terendam banjir. Patroli ini kami lakukan bersama warga dan tenaga medis secara door to door,” tandasnya.
Dalam giat patroli ini, selain melakukan pengecekan terhadap kondisi warga, Sudjak menerangkan, petugas juga melakukan penanganan medis dan memberikan obat bagi warga yang kedapatan sakit atau kurang sehat. “Petugas datang ke rumah warga untuk memberikan bantuan medis bagi warga yang membutuhkan. Kami juga menyerap aspirasi dari warga saat giat patroli,” paparnya.
Lebih lanjut, Sudjak bersama tim medis dari kepolisian juga memberikan imbauan kepada masyarakat di lokasi banjir. Pihaknya meminta, agar masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatiannya saat banjir melanda. “Kami juga mengimbau warga untuk tetap waspada dan segera mengungsi ke tempat lebih aman bila banjir semakin tinggi, utamanya bagi warga yang berusia lanjut dan anak-anak,” imbaunya.[riq/kun]






