Pasuruan (beritajatim.com) – Untuk memperkenalkan permainan tradisional, Ponpes Bayt Al Hikmah, Kota Pasuruan menggelar Festival Dolanan Yuk. Festival ini sudah digelar sebanyak 7 kali dengan mengusung tradisi di setiap wilayah di Indonesia.
Kali ini, Pondok Pesantren (Ponpes) Bayt Al Hikmah mengambil tema permainan tradisional ala Provinsi Sumatera Barat, Padang dan Minang. Tak hanya permainan, panitia juga menggelar lomba diantaranya lomba kaligrafi, baca puisi, lomba tarian tradisional, musik religi, hingga lomba cerita nusantara.
[berita-terkait number=”5″ tag=”festival”]
“Jadi setiap tahun kami mengangkat tema yang berbeda, tahun kemarin kami angkat tema Jawa dan Bali. Kita juga sediakan bazaar dengan kosa kata Padang, jadi belinya pakai bahasa Padang atau Minang,” jelas Suthan Zackie Naufal Nadhir, ketua panitia dari SMA Terpadu Bayt Al Hikmah.
Festival Dolanan yuk ini berlangsung selaman dua hari dengan diikuti pelajar nulai dari SD hingga SMA. Terdaftar ada kurang lebih 2.000 lebih peserta yang mengikuti, termasuk siswa dari Malaysia yang sedang mengikuti pertukaran pelajar. “Pesertanya selain dari Kota dan Kabupaten Pasuruan juga ada dari Malang. Kebetulan juga kita kedatangan tamu pertukaran pelajar dari Malaysia,” imbuh Suthan.
Para siswa dari Malaysia tersebut sangat senang memainkan permainan tradisional Indonesia. Seperti halnya salah satu siswi Malaysia, Annisa Umairoh, (16) pelajar Sekolah Menengah Teknik Terengganu Malaysia. “Tadi ikutan main, seronok (seru) lah, senang main klompen sama teman-teman,” ujar Annisa. (ada/kun)






