Gresik (beritajatim.com) – Aksi balap liar masih marak terjadi di Kota Gresik. Salah satu tempat yang menjadi favorit arena balap liar adalah Jalan RA Kartini. Jalan raya dua arah itu malam minggu pukul 02.00 dini hari (11/2) kemarin dijadikan arena anak muda memacu kendaraannya. Beruntung, sebelum melakukan balap liar, petugas datang dengan sigap. Polisi Gresik yang sedang berpatroli mengamankan lima pemuda yang hendak mau balapan liar.
Kasat Samapta Polres Gresik AKP Sugeng Sulistiyono menuturkan, lima pemuda yang tertangkap diamankan lalu digiring ke Mapolres Gresik.
“Kami melakukan hal ini dalam rangka operasi Harkamtibmas (Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) di wilayah hukum Kota Gresik,” tuturnya, Minggu (12/02/2023).
Perwira pertama Polri itu menambahkan, mengenai praktek balap liar, pengamanan ini dilakukan karena mengganggu kamtibmas. Terlebih lagi, mereka yang melakukan balap liar menutup akses jalan raya.
“Para pemuda yang terjaring langsung digiring ke Mapolres Gresik. Termasuk mengamankan sepeda motor yang tidak sesuai dengan spesifikasi keselamatan berkendara. Kami juga akan memanggil orang tua, kepala sekolah, beserta wali kelasnya untuk membuat surat pernyataan,” imbuhnya.
Sebagai efek jera lanjut Sugeng, pihak Satlantas Polres Gresik akan melakukan sanksi tindakan tilang. Termasuk meminta pemilik kendaraan untuk menganti sparepart motor sesuai standar. Agar tidak menganggu pengendara lain dan memicu kecelakaan.
“Untuk sementara kami lakukan penyitaan dan mewajibkan pengendara untuk mengembalikan motor sesuai kondisi normal,” ungkapnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”balap-liar”]
Untuk meminimalisir agar kejadian ini tidak terulang lagi, patroli rutin akan terus digelar guna menjaga kondusivitas kamtibmas di Kota Gresik.
“Saat ini sudah digela Operasi Keselamatan Semeru 2022 yang berlangsung hingga 20 Februari mendatang. Operasi ini ditujukan segala hal yang menggangu kenyamanan dan ketertiban akan kami tindak,” pungkas Kasatlantas AKP Agung Fitriansyah. [dny/but]






