Magetan (beritajatim.com) – Selain strawberry, buah ini wajib dibeli ketika berkunjung ke Magetan. Adalah kabocha atau labu kuning. Ukurannya lebih kecil ketimbang labu biasa. Namun, teksturnya lembut dan rasanya lebih manis.
Kabocha ini banyak dijual di sepanjang Jalan Tembus Magetan. Salahs atunya di dekat kebun strawberry masuk Kelurahan Sarangan Kecamatan Plaosan Magetan. Selain disebut labu kuning, labu itu juga kerap disebut labu Jepang.
Harno (33) salah seorang penjual kabocha menyebut buah yang dijualnya sebagian besar hasil dari tanaman masyarakat setempat. Harganya terjangkau yakni mulai Rp15 ribu per kilogram atau Rp30 ribu per tiga buahnya. “Kabocha atau labu jepang, labu emas atau disebut pumpkin disini menjadi tanaman primadona bagi petani. Biasa dibuat oleh oleh selain strawberry oleh wisatawan sepulang dari telaga Sarangan,” kata Harno, Minggu (12/2/2023).
[berita-terkait number=”3″ tag=”telaga-sarangan”]
Kabocha memiliki cita manis dan lembut. Cara mengolahnya terserah, bisa dikukus, dibuat kolak dipaes atau dibuat sayur. Baik untuk anak balita karena banyak mengandung vitamin C. “Ya setiap hari ada saja wisatawan yang mencari buat oleh oleh. Namun yang paling banyak pada hari hari libur seperti Sabtu dan Minggu. Bisa terjual satu kwintal lebih dalam sehari,” ungkapnya.
Kelebihan buah labu ini menurut Harno bisa tahan hingga satu tahun. Semakin lama rasanya malah akan semakin manis. “Wisatawan yang bingung oleh oleh bila ke Magetan labu ini bisa menjadi pilihan lah,” pungkasnya.
Diketahui, kabocha di Magetan ini merupakan buah kaya manfaat. Salah satunya sebagai makanan pendamping air susu ibu (MPASI). Rasa yang manis dan tekstur yang lembut cocok bagi bayi dan bermanfaat bagi tumbuh kenbangnya sehingga bayi bisa terhindar dari stunting. [fiq/suf]






