Ponorogo (beritajatim.com) – Hujan deras sepanjang malam membuat beberapa wilayah di Kabupaten Ponorogo mengalami kebanjiran. Salah satu wilayah yang kebanjiran adalah ruas jalan di Dusun Doncak Desa/Kecamatan Sukorejo.
Jalan sepanjang kurang lebih 2 kilometer tergenangi air karena meluapnya sungai di desa setempat. Air sungai mulai meluap pada tengah malam.
“Jam 12 tadi malam, air sungai mulai meluap menggenangi jalan di depan rumah,” kata salah satu warga Dusun Doncak Ari Susilo Pambudi, Sabtu (11/02/2023).
Ari menceritakan ketinggian air tadi malam sampai dini hari yang menggenagi jalan sampai 70 centimeter. Sementara keadaan untuk Sabtu pagi sudah mulai surut tinggal sekitar 40 centimeter. Ari menyebutkan bahwa banjir tidak sampai masuk ke rumah-rumah warga. Hanya menggenangi jalan, pekarangan dan sawah.
“Tadi malam ketinggian air sekitar 70 centimeter. Pagi ini sudah mulai surut. Tinggi air bervariatif ada yang 40 centimeter, ada yang lebih rendah. Tergantung tempat itu tinggi rendahnya,” katanya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”banjir-ponorogo”]
Banjir juga menggenangi lapangan desa Sukorejo yang ada pasar malamnya. Alhasil, aneka permainan anak-anak di lapangan itu juga ikut terendam air. Sebab, lapangan tersebut lebih rendah dari jalan.
“Ya otomatis pasar malam yang di lapangan tergenang banjir, soalnya lebih rendah dari jalan. Jalannya saja banjir, apalagi lapangan,” ungkap Bapak tiga anak ini.
Banjir yang menggenangi jalan itu, juga membuat SDN 1 Sukorejo tidak bisa dilewati. Menurut informasi yang diterima beritajatim.com, pihak sekolah akhirnya memutuskan siswanya untuk belajar di rumah. Sebab, akses menuju sekolah tertutup banjir tersebut.
“Hari ini belajar di rumah, sebab siswa tidak bisa masuk ke sekolah karena banjir,” kata salah satu siswa Mahardian Putra. (end/ted)






