Bojonegoro (beritajatim.com) – Satu keluarga korban kecelakaan bus di Bojonegoro dimakamkan bersamaan.
Ketiga korban yaitu Agung Prasetyo (33), bersama istri Siti Arifatul Amalia (30) dan anaknya, Nadine (4), merupakan warga RT 7 RW 1 Desa Mejuwet, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro. Ketiganya mengalami kecelakaan maut tertabrak bus.
“Ketiganya dimakamkan bersamaan di pemakaman umum Islam Desa Mejuwet,” ujar Kepala Desa Mejuwet, Muhadi, Kamis (9/2/2023).
Pemakaman dilakukan pada Rabu (8/2/2023) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Sementara kecelakaan terjadi pada Selasa (7/2/2023) sekitar pukul 20.00 WIB.
Dalam peristiwa kecelakaan antara bus dan sepeda motor itu, empat korban meninggal dunia. Tetapi, satu korban bernama Totok meninggal Rabu pagi setelah dirawat di RSUD Sumberrejo.
Sementara sopir bus Dali Mas bernomor polisi S 7792 UA, Sutrisno (60), warga Desa Tikusan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro ditahan di Satlantas Polres Bojonegoro bersama sejumlah barang bukti.
[berita-terkait number=”5″ tag=”Bojonegoro”]
Untuk diketahui, kecelakaan lalu lintas itu terjadi di Jalan Raya Bojonegoro-Babat, masuk Desa Mejuwet, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro.
Sopir bus yang melaju dari arah timur ke barat menabrak dengan kecepatan tinggi menabrak Totok yang mengendarai sepeda motor jenis Suzuki Shogun nomor polisi W 2058 ZE saat bermaksud menyeberang jalan.
Setelah menabrak Totok, sopir bus membanting setir ke kanan dan menabrak korban satu keluarga yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy nomor polisi S 4577 ABE melaju berlawanan dari arah barat ke timur. [lus/beq]






