Surabaya (beritajatim.com) – ITS mencoba menjawab persoalan yang kerap dikeluhkan UMKM dengan meluncurkan Rumah Desain Kemasan. Seperti diketahui, UMKM telah menjadi penopang perekonomian di Indonesia. Namun, tak bisa dipungkiri masih banyak sejumlah kendala yang ditemui oleh para pelaku UMKM, misalnya saja terkait branding produk.
Oleh sebab itu, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) meluncurkan Packaging Design House alias Rumah Desain Kemasan untuk menjawab persoalan UMKM tersebut.
Dijelaskan Sayatman, Ketua Program ITS Packaging Design House bahwa rumah desain kemasan ini memiliki misi untuk menyediakan pelayanan pengembangan desain kemasan dan branding bagi UMKM, bahkan IKM. Harapannya, dengan begitu nilai jual produk akan meningkat.
Ia menjelaskan, rumah desain ini juga mengadakan program pelatihan dan pendampingan UMKM. Ke depan, pihaknya juga bakal menyiapkan mesin untuk memproduksi kemasan berskala produksi UMKM. “Dengan itu, UMKM dapat melihat hasil produk kemasan kami,” ujar Sayatman, Rabu (8/2/2023).
[berita-terkait number=”5″ tag=”ITS”]
Diketahui, program ini merupakan lanjutan dari program KKN Abmas ITS 1.000 Desain Kemasan pada tahun 2022 lalu. Sayatman pun meminta, bagi pelaku UMKM yang tertarik menggunakan layanan ini bisa mengunjungi website dan media sosial program ini.
Ia memastikan jika layanan rumah desain kemasan ITS ini ramah kantong sesuai kondisi usaha masyarakat. “Dengan begitu, pelaku UMKM tidak perlu khawatir dengan biaya yang mahal sehingga bisa memperlambat usaha mereka,” katanya.
Sebagai informasi, peluncuran program ini merupakan rangkaian dari puncak Dies Natalis ke-5 atau Lustrum I Departemen Desain Komunikasi Visual (DKV) ITS. [ipl/kun]






