Surabaya (beritajatim.com) – Cornelius Steven Kashawan, mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) ini menciptakan minuman berupa serbuk hasil olahan buah bilberry. Produk ini dipercaya mampu menyehatkan mata.
Cornelius mengatakan, senyawa antosianin yang terdapat dalam buah bilberry memiliki khasiat untuk kesehatan mata. Apalagi, selama beberapa tahun terakhir masyarakat banyak berinteraksi dengan gawai, yang dampaknya pada terganggunya kesehatan mata.
“Oleh sebab itu, saya memilih bilberry sebagai varian produk granul effervescent (minuman sehat berupa serbuk),” kata Cornelius ditulis Selasa (7/2/2023).
Ia menerangkan, pengolahannya yakni dimulai dengan pembuatan ekstrak, dimana bilberry diblender dan diambil sari buahnya. Lalu, proses pemekatan dengan penambahan pengisi hingga terbentuk tekstur kental. Kemudian dikeringkan dengan oven bersuhu 45-50 derajat celsius hingga terbentuk ekstrak kering.
[berita-terkait number=”3″ tag=”ukwm-surabaya”]
Langkah selanjutnya yakni tahapan formulasi dengan penyiapan komponen asam (asam sitrat dan asam tartrat), dan komponen basa (natrium bikarbonat) secara terpisah dan dilakukan pencampuran berturut-turut komponen Natrium bikarbonat dan pemanis (aspartame) serta ekstrak bilberrynya dilakukan penggerusan sampai homogen.
“Tahapan terakhir larutan pengikat dan dikempa hingga membentuk massa granul,” jelas Cornelius.
Ia mengungkapkan, bahwa produk yang diberi nama vilbery ini sudah melewati tiga uji produk. Yakni mutu fisik (organoleptis, waktu alir, sudut diam, hausner ratio, carr’s index, pH), efektivitas (kadar air) dan aktivitas antioksidan.
“Vilbery memiliki jangka waktu daya simpan selama satu tahun, pada tempat yang kering dengan suhu ruang di bawah 30 derajat celsius. Cara konsumsinya praktis, cukup melarutkan satu sachet vilberry ke dalam segelas air dingin untuk rasa yang lebih segar dan siap diminum,” tandasnya. [ipl/ted]






