Ngawi (beritajatim.com) – Pohon tumbang menimpa truk kembali terjadi di ruas Jalan Ir Soekarno tepatnya Ring Road Timur masuk Desa Klitik Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Senin (6/2/2023). Meski tak mengakibatkan korban luka maupun korban jiwa, kejadian serupa sudah sering terjadi.
Ruas jalan nasional itu perlu pemangkasan pohon. Sehingga, kejadian serupa bisa diantisipasi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi memetakan ruas jalan arteri dengan rawan pohon tumbang yang cukup tinggi. Kasi Kedaruratan BPBD Ngawi Agung Prasetyo menyebut ada 5 ruas jalan yang rawan pohon tumbang.
Pengendara diminta agar waspada, baik yang tebgah menggunakan jalan atau memarkir kendaraanya di ruas jalan tersebut. Berikut rangkumannya berdasarkan catatan dari BPBD Ngawi.
Ruas Jalan Ring Road Timur
Jalan Ir Soekarno tepatnya Ring Road Timur dinilai rawan pohon tumbang. Jalan sepanjang 3,1 kilometer itu didominasi pepohonan utamanya trembesi dengan dahan dan cabang yang rimbun membuat pohon mudah tunbang ketika terjsdi angin kencang. Pohon yang bedar atau sudah tua kadang memiliki batang yang rapuh, sehingga mudah tumbang bahkan saat tidak hujan disertai angin sekalipun. Sudah beberapa kali terjadi pohon tumbang utamanya saat cuaca ekstrem.
Ruas Jalan Ring Road Barat
Tak hanya bagian timur, Ring Road Barat Ngawi juga rawann terjsdi pohon tumbang. Jalan mulai dari eks-Terminal lama hingga Terminal Kertonegorosepanjang 4,4 kilometer itu juga didominasi pohon trembesi besar. Beberapa kali terjsdi pohon tumbang. Terakhir, pada Januari 2023, pasca hujan disertai anhin mengguyur, pojon yrembesi di diepan Terminal Kertonegoro tumbang. Beruntung tak ada pengendara yang tertimpa.
Ruas Jalan Raya Ngawi-Maospati
Jalan Nasional yang menghubungkan Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Magetan ini banyak ditumbuhi pepohonan yang rimbun. Kerap terjadi pohon tumbangs aat cuaca buruk. Meski tak mengakibatkan korban jiwa maupun luka, pengendara sebaiknya tetap waspada saat melintasi jalan sepanjang 12 kilometer tersebut.
Ruas Jalan Raya Ngawi-Solo
Jalan Raya Ngawi-Solo jadi lokasi keempat yabg rawan pohon tumbang. Dua kali kejadian pohon tumbang menimpa truk tronton yangs edang parkir tepatnya masuk kawasan Desa Kebon, Paron, Ngawi. Jalanan sepanjang sekitar 43 kilometer itu babyak sekali pepohonan. Terlebih, mayoritas berada di pinggir hutan.
Ruas Jalan Raya Ngawi-Jogorogo via Paron
Jalan Raya Ngawi- Jogorogo via Paron jadi lokasi yang rawan pohon tumbang pada tahun 2022. Bahkan, sempat menelan korban jiwa dua sekligus. Salah satunya pasangan pengantin baru yang motornya tertimpa pohon tumbang pada November 2022 lalu. Untuk kejadian pohon tunbang senditi sudah belasan kali di ruas jalan yang sama.
Agung Prasetyo meminta masyarakat agsr berhati-gati. Selain itu, pihaknya sudah melaporkan pada pemelihara jalan provinsi dan jalan nasional untuk memangkas pepohonan yang ada di ruas jalan provinsi dan jalan nasional. Namun, sampai saat ini tak ada tanggapan atau tindakan.
“Kami sudah laporkan pada UPT Pekerjaan umum Provinsi dan jalan Nasional ya. Banyak sekali pohon yang rawan tumbang. Tapi sampai saat ini tak ada tanggapan. Yang sudah ada tindakan itu yang ruas Ngawi-Jogorogo via Paron. DPUPR Ngawi sudah bergerak memangkas pohon yang rawan tumbang,” kata Agung pada beritajatim.com, Senin (6/2/2023). [fiq/beq]






