Jombang (beritajatim.com) – Balap liar yang digelar oleh sekelompok anak muda di Jl Sukarno-Hatta Jombang memantik keresehan warga. Pasalnya, kehadiran mereka mulai malam hingga dini hari sangat meresahkan. Warga yang merasa resah akhirnya nekat membubarkan aksi tersebut, Minggu (5/2/2/2023) dini hari.
Tentu saja, sekelompok anak muda ini lari tunggang langgang. Apalagi, salah satu warga yang sudah emosi melemparkan helm ke kerumunan anak-anak yang hendak balap liar tersebut. Beruntung, polisi segera datang ke lokasi. Puluhan sepeda motor yang ditinggal pemiliknya itu kemudian diangkut petugas.
Sejumlah anak muda yang tidak bisa kabur juga diamankan oleh korps berseragam coklat. “Kami resah. Karena di kawasan Jl Sukarno-Hatta, Desa Mojongapit Kecamatan Jombang ini kerap dijadikan ajang balap liar. Warga sudah mengingatkan. Tapi tidak digubris,” kata Tino (33), salah satu warga.
[berita-terkait number=”3″ tag=”balap-liar”]
Tino menjelaskan, balap liar tersebut kerap dilakukan pada Sabtu malam. Sejak sore anak-anak muda dari berbagai daerah itu sudah berkumpul. Nah, memasuki dini hari, ketika jalanan sudah sepi, mereka beraksi. Anak-anak muda itu menggeber sepeda motor. Mereka adu cepat untuk meperebutkan juara.
Sehingga warga yang berada di sekitar lokasi sangat terganggu. Warga sebenarnya sudah menegur anak-anak tersebut. Namun hanya masuk telinga kanan, keluar telinga kiri. “Akhirnya kami bubarkan. Ada yang lari, ada yang diamankan polisi. Tadi sepeda motor mereka diangkut petugas,” ujarnya.
Tino berharap, dengan adanya pembubabaran itu, ada efek jera bagi anak-anak muda tersebut. Sehingga mereka tidak lagi melakukan balap liar di kawasan Jl Sukarno-Hatta. “Kami berharap tidak ada lagi balap liar di sini. Karena sangat meresahkan,” pungkasnya.

Di lokasi, nampak polisi yang datang langsung mengamankan sejumlah pemuda. Para petugas juga menginterogasi mereka. Sedangkan petugas lainnya sibuk menaikkan sepeda motor milik anak-anak muda ini ke mobil. Kendaraan tersebut kemudian dibawa ke kantor polisi.
Berdasarkan catatan beritajatim.com, selain di kawasan Mojongapit, balap liar yang dilakukan sekelompok anak muda ini juga kerap digelar di Jl Raya Bypass Mojoagung. Beberapa kali polisi membubarkan aksi mereka di jalan yang lurus dan mulus tersebut.
Semisal pada Minggu (10/4/2022) pagi, sebanyak 25 remaja di Jombang diamankan dan dipaksa mendorong motor dengan jalan kaki dari Jl Raya Bypass menuju Polsek Mojoagung. Polisi mengingatkan bahwa balap liar tersebut sangat merugikan masyarakat. Karena selain membahayakan diri sendiri, juga membahayakan penggunakan jalan lainnya. [suf/ted]






