Lamongan (beritajatim.com) – Masyarakat Nahdliyin di Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan tampak antusias dalam menyambut Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU).
Hal itu terlihat dari banyaknya warga yang memadati Puncak Resepsi Satu Abad NU yang digelar MWC NU Sugio, di Alun-alun kecamatan setempat, Rabu (1/2/2023).
Selain dihadiri oleh jajaran pengurus lembaga dan badan otonom NU setempat, puncak resepsi itu juga dihadiri oleh Ketua PBNU, H. Nasyirul Falah Amru (Gus Falah). Dalam kesempatan itu, Gus Falah bahkan menyerahkan mobil ambulans untuk Klinik NU Sugio.
Gus Falah yang juga menjabat sebagai Anggota DPR RI Komisi VII, Fraksi PDI Perjuangan ini berharap, mobil ambulans itu bisa bermanfaat bagi Jam’iyah Nahdlatul Ulama dan menjadi kado terindah di momen yang bahagia tersebut.
“Momentum menyambut satu abad Nahdlatul Ulama harus kita sambut dan kita syukuri, karena tidak banyak organisasi yang bisa mencapai satu abad. Untuk itu kita harus menyongsong abad kedua ini dengan penuh semangat,” ujar Gus Falah.

Dalam kesempatan yang sama, Rais Syuriah MWC NU Sugio, KH. Nur Makhin optimis bahwa momen satu abad ini mampu memberikan spirit dan semangat bagi kader-kader NU Sugio dalam mengemban amanah untuk berkhidmah kepada NU secara produktif dan lebih baik lagi.
Selebihnya, KH. Nur Makhin mengimbau kepada warga Nahdliyin Sugio agar bersama-sama memeriahkan Apel masa kejayaan dan keemasan NU, pada tanggal 16 Rajab 1444 H, yang bertepatan dengan tanggal 7 Februari 2023 besok, di GOR Delta Sidoarjo.
“Semoga momen satu abad NU ini mampu memberikan semangat baru untuk lebih produktif lagi dalam memberikan kontribusi terbaik bagi umat. Mari kita sukseskan dan meriahkan Apel di GOR Delta Sidoarjo mendatang,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Satu Abad NU MWC NU Sugio, H. Syaiful Akbar mengatakan bahwa kegiatan di alun-alun ini merupakan puncak dari serangkaian peringatan Harlah NU yang digelar di Kecamatan Sugio, sejak tanggal 8 Januari 2023 lalu.
“Ada banyak kegiatan yang diselenggarakan demi memeriahkan satu abad NU. Beberapa kegiatan itu dilakukan selama beberapa hari, dengan lokasi atau tempat yang berbeda. Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias,” katanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun beritajatim.com dari panitia, serangkaian kegiatan itu meliputi pemasangan bendera NU di seluruh ranting dan lembaga pendidikan di naungan NU se-Kecamatan Sugio secara serentak. Penanaman 1000 pohon produktif dan fogging di ruas jalan Dusun Gondang Waruk – Mojolebak, Desa Sugio.
[berita-terkait number=”3″ tag=”satu-abad-nu”]
Lalu sarasehan Aswaja bertajuk “Pola Gerakan Dakwah Salafi Wahabi di Indonesia Versus Dakwah Aswaja An Nahdliyah (Refleksi Menyongsong Abad ke II Nahdlatul Ulama)” di Masjid NU Desa Deketagung, yang dihadiri oleh para tokoh agama, sastrawan kondang Dr. KH. Aguk Irawan, dan penulis Winarto Eka Wahyudi.
Dilanjutkan tasyakuran dan doa untuk keselamatan bangsa, di Musholah Klinik NU Sugio, Desa Bakalrejo, lalu puncak resepsi yang dimeriahkan melalui 5 kegiatan sekaligus.
Ke-5 kegiatan itu yakni pawai ta’aruf dan parade drumband, yang diikuti segenap pelajar MI LP. Ma’arif NU di Sugio, lomba mewarnai tingkat TK, KB, RA, dan SPS dalam naungan IGTKM, bazar UMKM produk Nahdliyin, pertunjukan Banser NU, serta pengundian doorprize dengan berbagai macam hadiah menarik.[riq/ted]






