Surabaya (beritajatim.com) – Jangan lakukan diet yang salah. Meskipun jarang diperhatikan, ternyata tubuh menunjukkan tanda-tanda apabila kekurangan asupan karbohidrat.
Apakah tubuh merasa lelah sepanjang waktu dan perut kembung selama proses diet? Ini bisa menjadi beberapa cara tubuh merespons kekurangan asupan karbohidrat.
Diet yang seimbang membutuhkan asupan nutrisi yang baik dan cukup, termasuk asupan karbohidrat. Tetapi dengan diet asal-asalan, banyak orang yang mengecualikan asupan karbohidrat dengan pikiran agar cepat mencapai berat badan idealnya.
Untuk itu melansir HealthShots, ahli gizi Avni Kaul memaparkan apa saja kemungkinan tanda-tanda seseorang kekurangan asupan karbohidrat.
Tanda-tanda Tubuh Kekurangan Asupan Karbohidrat,
1. Tubuh selalu merasa lelah
Karbohidrat adalah sumber bahan bakar utama dalam tubuh kita, dengan membatasi asupan karbohidrat dapat berdampak besar pada tingkat energi yang dipakai sehari-hari. Akibatnya, tubuh akhirnya merasa lelah atau cepat lelah.
2. Kurang fokus atau tidak konsentrasi
Ketika seseorang kekurangan asupan karbohidrat dalam waktu lama, penurunan tingkat energi yang diderita juga menghambat konsentrasi.
Bahkan beberapa kasus seseorang dapat merasa cepat gelisah atau kesal hampir sepanjang hari.
3. Bau mulut
Beberapa kasus pada seseorang yang memulai diet dengan menekan asupan karbohidrat, bau mulut bisa muncul dan tidak bisa dihindarkan.
Hal ini bisa terjadi karena tubuh berhenti menjadikan asupan karbohidrat sebagai bahan energi utama, kemudian mengalihkannya kepada lemak. Lemak bisa membentuk aseton yang merupakan alasan di balik bau tidak sedap di tubuh kita.
[berita-terkait number=”5″ tag=”tips”]
4. Perubahan suasana hati
Hanya karena otak tidak menerima cukup glukosa, hipotalamus (yang menyeimbangkan suasana hati) terus mengeluarkan hormon lapar.
Ketika satu hormon dalam tubuh kita berjumlah terlalu banyak, maka tubuh secara otomatis mengirim sinyal bahwa ia membutuhkan lebih banyak energi. Hal tersebut dapat berdampak besar pada hormon, seperti hormon yang bertanggung jawab atas suasana hati.
Demikianlah tanda-tanda tubuh kekurangan asupan karbohidrat. Untuk mengatasi kekurangan asupan karbohidrat, patuhilah minimal asupan karbohidrat yang harus dikonsumsi dalam sehari.
Menurut Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat (AS) seseorang membutuhkan 300 gram karbohidrat, untuk keseluruhan asupan 2.000 kalori per hari. Untuk orang yang sedang menurunkan berat badan, dianjurkan untuk mengurangi asupan karbohidrat harian sekitar 50-150 gram.
Pilihlah sumber karbohidrat kompleks yang kaya akan serat. Seperti ubi-ubian, berat merah, dan beras hitam, agar bisa memperoleh manfaat maksimal dari karbohidrat. (kai/ian)






