Surabaya (beritajatim.com) – Tidak keluar dari kamar kos selama dua hari, seorang pria paro baya di Jalan Nginden ditemukan dalam kondisi tewas membusuk, Sabtu (28/01/2023). Dugaan sementara, pria tersebut meninggal karena sakit.
Kepala BPBD Surabaya, Hidayat Syah mengatakan, jika korban berinisial IHP (54) pertama kali ditemukan oleh tetangganya lantaran curiga dengan bau busuk yang menyengat. “Keterangan dari warga, yang bersangkutan terakhir kali terlihat hari Kamis pagi dan sempat membeli makanan di sekitar kampung dan setelahnya sudah tidak terlihat lagi,” kata Hidayat saat dikonfirmasi.
Hidayat menjelaskan jika kerabat korban juga merasakan hal yang sama. Lantaran, setiap pagi kerabat keluarga rutin memberikan makanan. “Saudara dari yang bersangkutan merasa curiga akan keberadaan yang bersangkutan, makanan yang ditaruh setiap harinya masih berada di pagar,” jelasnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”tewas”]
Sementara itu, Wicaksono tetangga rumah yang menjebol gembok pagar dan mendobrak pintu menjelaskan jika saat itu ia mencium aroma tidak sedap dari rumah IHP. Ia pun menanyakan bersama tetangga lain nya dan berinisiatif untuk memeriksa. “Setelah saya dobrak, sudah ada jenazah dengan posisi terlentang ditempat tidur. Saya pun melapor ke ketua RT dan Call Center 112,” tegas Wicaksono.
Wicaksono juga menjelaskan jika IHP mempunyai riwayat sakit kompilasi dan tinggal sendirian. “(Korban) mempunyai riwayat penyakit komplikasi. Evakuasi jenazah tadi ada petugas dan alhamdulillah lancar lanjut di bawa ke kamar jenazah Dr. Soetomo didampingi keluarga,” tutupnya.(ang/kun)






