Surabaya (beritajatim.com) – Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) sukses menyumbangkan 4 medali untuk kontingen PWNU Jatim dalam ajang Porseni NU 2023 di Surakarta.
Mahasiswa Unusa penyumbang medali itu antara lain Choirotun Nisak dari Prodi S1 Gizi, dan Cindy Nailiyah Sabilah Prodi S1 Keperawatan. Keduanya menyumbang medali perak dalam cabang olahraga (cabor) pencak silat.
Kemudian Risky Septian Arianto dari Prodi S1 Manajemen, dan Diva Ali Savitri dari Prodi S1 Kesehatan Masyarakat. Mereka menyumbang perunggu dalam cabor badminton.
Choirotun Nisak mengaku, kendati dirinya belum mampu meraih di podium tertinggi, namun setidaknya ia sudah bangga bisa menyumbang medali untuk kontingen PWNU Jatim. “Saya tidak menyangka juga bisa langsung pulang membawa medali perak, karena para peserta dari kontingen lain sangat hebat-hebat,” ujarnya, Selasa (24/1/2023).
Atas raihan ini, ia pun bertekad ke depan akan mampu meraih medali emas, tentunya juga mengharumkan nama Unusa. Di sisi lain, ia berpesan kepada atlet-atlet Unusa agar tetap semangat dalam meraih medali di tiap perlombaan.
“Teruslah berusaha walaupun itu seperti melewati arus deras yang mungkin tidak bisa dilewati, dan jangan pernah sekalipun punya pemikiran untuk menyerah,” tuturnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”unusa-surabaya”]
Sementara itu, Direktur Akademik, Kemahasiswaan, dan Perpustakaan Unusa, Dr Umdatus Soleha mengatakan jika Unusa tak hanya unggul di bidang akademik saja, tapi juga di non akademiknya.
“Kami memiliki tim pendamping mahasiswa (TPM) yang bertugas mendampingi, membina, dan mengoptimalkan seluruh potensi mahasiswa bersama pembina Ormawa,” ungkapnya.
Diketahui, Porseni NU 2023 resmi ditutup pada Sabtu, 21 Januari 2023 lalu. Pada ajang ini, PWNU Jatim keluar sebagai juara umum. Tentunya, hasil ini juga tak lepas dari kontribusi para mahasiswa delegasi Unusa. (ipl/ted)






