Surabaya (beritajatim.com) – Persatuan Insinyur Indonesia (PII) menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2023 di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).
Acara yang dihadiri lebih kurang 500 peserta ini diadakan sejak tanggal 20 sampai 22 Januari 2023 dan dihadiri langsung oleh Menteri BAPPENAS, Menteri Perhubungan dan melalui live zoom ada Menko Marves, Menko Perekonomian, Menteri Pariwisata dan Menteri PUPR.
Danis Sumadilaga sebagai Ketua Umum PII menyerahkan penerima sertifikasi Insinyur Profesional Utama (Executive Professional Engineer) kepada para Insinyur Indonesia untuk kelulusan Desember 2022 dan Januari 2023, ASEAN Engineer Register dan pemberian penghargaan AFEO Honorary Award.
Peningkatan kapasitas sumberdaya manusia (SDM) di bidang keinsinyuran penting dilakukan, sebagai upaya mengoptimalkan peran insinyur dalam menghadapi beragam tantangan sekaligus menjawab kebutuhan insinyur di masa depan.
Salah seorang penerima gelar IPU adalah Andira Reoputra. Anak muda dengan sapaan akrab Reo ini sekarang berkarir menjadi eksekutif profesional di PT Jatim Graha Utama (Perseroda)-BUMD milik Pemprov Jatim sebagai Direksi.
“Kami merasa bangga bisa turut memberikan manfaat besar yang nyata untuk bangsa dan negara dalam bidang keinsinyuran. Dan, pencapaian gelar IPU ini sebuah tanggung jawab untuk terus memberikan kontribusi inovasi bagi pembangunan. Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh insinyur yang terus membesarkan PII dan terus mengawal, serta membantu pemikiran kepada pemerintah,” kata Reo.
Sebagai informasi, Reo pada bidang akademiknya meraih Sarjana Teknik pada Tahun 2008 di Universitas Brawijaya dan Diploma serta Master S2 di University of The Philippines (2012). Reo terus mengasah pada bidang profesionalnya, sehingga dapat meraih ijazah gelar Insinyur atau Ir pada Tahun 2020 di Universitas Brawijaya dan meraih sertifikat gelar Insinyur Profesional Madya (IPM) dari Badan Kejuruan Teknik Industri PII.
Dan, pada Tahun 2023 ini mampu meningkatkan kompetensi profesinya, sehingga mendapatkan gelar Insinyur Profesional Utama (IPU) dari Badan Kejuruan Teknik Wilayah dan Perkotaan PII, yang dalam arti memiliki reputasi portofolio keprofesionalan secara nasional.
Perlu diketahui kompetensi keinsinyuran sudah tertuang pada Undang-undang Keinsinyuran nomor 11 tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah nomor 25 tahun 2019. Yakni, bahwa program profesi insinyur diselenggarakan oleh universitas yang menghasilkan ijazah insinyur dan sertifikat kompetensi insinyur dari Persatuan Insinyur Indonesia (PII) yang menjadi dasar bagi para engineer atau para ahli teknik dalam menjalankan bidang keteknikan yang diatur sesuai aturan yang berlaku.
Sertifikat Insinyur Profesional diberikan dalam tiga jenis. Sertifikat ini sekaligus menjelaskan jenjang kompetensi yang dimiliki penerimanya, yaitu Insinyur Profesional Pratama (IPP), Insinyur Profesional Madya (IPM) dan terakhir Insinyur Profesional Utama (IPU). (tok/kun)







