Malang (beritajatim.com) – Kasus perampokan yang menimpa Bank BRI Kunir, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, beberapa hari lalu, menjadi atensi Kepolisian Resor Malang. Tujuannya agar kejadian serupa tidak terjadi di Kabupaten Malang.
“Kejadian di Kantor BRI Kunir Lumajang jangan sampai terjadi di Kabupaten Malang. Kami akan buatkan langkah-langkah preventif agar hal tersebut, bisa kita halau,” tegas Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana, Sabtu (21/1/2023) malam pada awak media di ruang kerjanya.
Menurut Kholis, dari kejadian di Lumajang, pihaknya segera membentuk langkah preventif atau pencegahan. Salah satu caranya dengan mengoptimalkan seluruh unit satuan di Polres Malang agar waspada terhadap titik-titik rawan kejahatan.
Terutama, lanjut Kholis, kawasan-kawasan di perbatasan yang menjadi lalu-lalang para pelaku kejahatan, untuk segera dilakukan pengawasan maksimal.
“Contoh kasus seperti perampokan rumah pejabat di Blitar, kemudian perampokan Bank BRI d Lumajang. Ini terjadi di perbatasan langsung dengan wilayah hukum Polres Malang. Artinya apa, jalur-jalur ‘tikus’ yang berdekatan langsung dengan Kabupaten Malang akan kita tempatkan beberapa anggota Kepolisian,” ujarnya.
Kholis menjelaskan, selain tim Resmob Jatanras, pihaknya juga bakal menurunkan sejumlah patroli dari Satuan Samapta, dan juga unit-unit Reskrim di seluruh Polsek serta Unit Intelkam. Tugas mereka, mengawasi dan patroli di sejumlah titik titik yang menjadi daerah rawan kriminalitas di Kabupaten Malang.
“Kita siapkan personel dari masing masing Satuan dan unit. Bisa dari Samapta, Reskrim dan Intel. Apalagi ini menjelang Ramadan juga, jadi kewaspadaan kami tingkatkan terutama kantor kantor seperti Bank, Toko Emas dan juga Pegadaian,” beber Kholis.
[berita-terkait number=”4″ tag=”polres-malang”]
Kholis menambahkan, untuk menciptakan kondusifitas di wilayah, sedini mungkin pihaknya juga melibatkan langsung beberapa satuan pengamanan yang menjaga beberapa perkantoran seperti Bank, Toko Emas dan juga Pegadaian.
Pihaknya juga mengajak masyarakat Kabupaten Malang, untuk berasama-sama turut menjadi daerahnya masing-masing dari berbagai macam bentuk tindak kriminalitas.
“Beberapa program kami seperti Jumat Curhat ini kan bertemu masyarakat, menyapa dan membahas langsung permasalahan di tengah masyarakat. Kami berharap masyarakat turut bersama-sama menjaga kondusivitas wilayahnya masing-masing. Apabila menemukan indikasi tindak pidana kriminalitas, segera melapor ke Polsek terdekat,” Kholis mengakhiri. [yog/but]






