Pamekasan (beritajatim.com) – Beragam demonstrasi perwakilan santri dari beberapa perwakilan badan otonom, awali rangkaian penutupan ajang internasional Pekan Ngaji 8 Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, Pamekasan, Minggu (15/1/2023) malam.
Demontrasi yang lebih familiar disebut Program Ta’yidul Maharah atau Tamara, menampilkan beragam kemampuan keilmuan dari para santri yang tersebar di berbagai lembaga otonom di Pesantren Bata-Bata.
Beberapa bidang keilmuan tersebut, di antaranya bidang tafsir sains, tahfid santri Raudhatul Athfal (RA), ushul fiqh, hingga program biligual dari berbagai bahasa berbeda, Arab, Inggris, Jepang, Jerman, Spanyol, Mandarin dan lainnya.
Bahkan dalam kesempatan tersebut, para tamu maupun undangan dipersilahkan untuk menguji kemampuan para santri sesuai dengan bidang keilmuan yang dimiliki.
[berita-terkait number=”3″ tag=”pekan-ngaji”]
Sementara dalam program penutupan tersebut, juga dihadiri sejumlah tokoh publik dan praktisi dari dalam dan luar negeri. Di antaranya Syech Mohammed Aslam (United Kingdom), dan Syech M Salim Amir (Mesir).
Selain itu juga terdapat Tuan Haji Mohamed Toifur bin Mohamed (Singapura), Muhammad Sulhan Lamatha (Thailand), serta Prof Datin Paduka Dr Jawiya Dakir, dan Prof Madya Dr Mashitoh Yaacob (Malaysia).
Sementara tiga tokoh nasional yang dijadwalkan hadir pada ajang tahunan tersebut, yakni Anis Baswedan, Fahri Hamzah, dan Muhammad Anis Matta. Namun keduanya dijadwalkan hadir melalui aplikasi daring. [pin/but]






