Ngawi (beritajatim.com) – Dua penumpang Honda Mobilio yang mengalami luka imbas kecelakaan pada Kamis (12/01/2023) masih menjalani perawatan di rumah sakit. Adalah Aprilia Dwi Putri (15) warga Batam dan Anjas Qodar Sobeki (23) warga Desa Penataran Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
Pun, Aprilia Dwi Putri akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Sabtu (14/01/2023). Sementara, Anjas Qodar Sobeki belakangan sudah mulai sadar meski kondisinya masih lemah.
Hal itu dibenarkan oleh dr Robby Fandhita Kurniawan, dokter yang jaga pada Minggu (15/01/2023) di RS Widodo Pihaknya menuturkan jika masih ada satu korban kecelakaan Mobilio yang kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Widodo yakni atas nama Anjas.
“Benar saat ini masih ada satu korban luka dari kecelakaan Mobilio yakni atas nama Anjas Qodar. Kemudian, untuk satu korban yang sebelumnya juga dirawat disini yakni Aprilia, sudah dirujuk ke RSUP dr Sardjito Sleman, Yogyakarta kemarin (14/01/2023),” kata Roby, Minggu (15/01/2023).
Saat ini pihaknya terus melakukan pemantauan kondisi korban dan melaporkan perkembangan kondisi tersebut pada Satlantas Polres Ngawi.
Diketahui, sebuah mobil mengangkut delapan orang menabrak truk tronton yang sedang parkir di pinggir jalan Ir Soekarno atau Ring Road Ngawi masuk Desa Kandangan Kecamatan/Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (12/01/2023) pukul 05.00 WIB. Akibatnya 5 orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara 3 orang lainnya kritis.
Kejadian berawal saat Honda Mobilio nopol AE 1403 KO mengangkut delapan orang berjalan dari arah Surabaya menuju arah Ngawi atau dari arah timur ke barat. Sesampainya di lokasi, mobil yang melaju kencang tak sempat mengerem dan sempat menabrak pohon hingga terhenti usai menabrak truk tronton wing box nopol N 8438 TL yang sedang parkir di pinggir jalan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kecelakaan-ngawi”]
Pengemudi truk tronton Suswanto Edi Chandra (34) warga Desa Sumbergedang Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan dan keneknya tengah makan di warung pinggir jalan tak jauh dari lokasi.
Akibat kejadian itu, 5 orang meninggal dunia di lokasi. Dua lelaki dan dua perempuan korban meninggal dibawa ke RSUD dr Soeroto. Sementara, untuk satu korban meninggal lain dibawa ke RS Widodo. Pun, 3 orang penumpang yang kritis juga menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Widodo.
Pun, jumlah korban meninggal bertambah satu pada Jumat (13/01/2023) malam. Korban atas nama Haryanto (35) warga Desa Widodaren, Gerih, Ngawi meninggal dunia. Korban jiwa total dari kejadian kecelakaan itu jadi 6 orang. [fiq/but]






