Banyuwangi (beritajatim.com) – Puluhan siswa SMK 17 Agustus 1945 Tegaldlimo mendapatkan fasilitas perekaman data administrasi kependudukan di sekolah. Mereka dapat membuat Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga, Akta Kelahiran dan berbagai jenis administrasi kependudukan.
Hal ini berkat inisiatif sekolah yang bermaksud sebagai salah satu tujuan tertib administrasi. Terutama dalam hal administrasi kependudukan yang mencakup data siswa.
Wakil Kurikulum Alamsyah menyebut, kegiatan ini berawal dari data siswa yang masih ditemukan kekurangan terutama pada data diri. Sehingga, pihak sekolah mengambil langkah untuk segera memenuhi kekurangan itu salah satunya bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Banyuwangi.
“Kedua karena sekolah kita telah terakreditasi A, maka berdasarkan rekomendasi hasil MKKS tahun kemarin, bahwasanya kita ada untuk rekomendasi tertib administrasi kependudukan,” ungkap Alamsyah.
Alamsyah menyebut, ada beberapa keuntungan yang dapat diambil dari hasil kegiatan ini. Pertama, data siswa terkait informasi kependudukan tercapai. Kedua, pihak sekolah tidak lagi kesulitan untuk menjadi penghubung dari dunia pendidikan ke dunia kerja.
“Yang jelas, saat siswa sudah lulus dari SMK sini mempermudah untuk mencari kerja. Kedua jika mereka ingin berwirausaha juga makin mudah, karena sudah punya kartu Identitas yang dibutuhkan secara personalnya,” terangnya.
Sementara itu Rega Prasmaya salah seorang siswa SMK 17 Agustus 1945 Tegaldlimo menyebut senang bisa ambil bagian dari tertib administrasi kependudukan. Karena adanya layanan Dispendukcapil Mobile on the spot ini memudahkan siswa melakukan perekaman data identitas diri.
“Ya senang ya, karena sekarang kita kan udah mulai menyiapkan KTP untuk kelak bekerja setelah lulus,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”banyuwangi”]
Rega menyebut, kehadiran layanan Dispendukcapil mobile on the spot ini memudahkan bagi dirinya dan siswa lain. Karena, mereka tinggal menyiapkan syarat data diri kemudian melakukan perekaman dan KTP langsung jadi.
“Kalau di sini lebih mudah ya, karena kalau di kecamatan itu kan jadinya lama harus menunggu,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Banyuwangi Djuang Pribadi menjelaskan pihaknya mendukung penuh kegiatan sekolah, terutama dalam pengurusan administrasi kependudukan.
“Sejauh ini memang masih banyak anak usia muda yang belum melakukan perekaman data identitas diri KTP. Dengan cara ini menjadi salah satu ikhtiar kita untuk mewujudkan itu,” katanya saat menghadiri kegiatan layanan mobile di SMK 17 Agustus 1945 Tegaldlimo. (rin/ted)






