Surabaya (beritajatim.com) – Kinerja para menteri yang membantu Presiden Joko Widodo kerap menarik perhatian masyarakat. Gebrakan-gebrakan yang mereka tempuh sanggup membuat masyarakat terkagum.
Platform monitoring dan analisis media sosial, MediaWave, melakukan survei terhadap kinerja para menteri Jokowi. Survei yang berlangsung pada 1-31 Desember 2022 ini menggunakan basis data berupa percakapan dan pemberitaan kinerja jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju di media sosial.
Untuk analisis, MediaWave menggunakan formulasi Earned Media Share of Sentiment (EMSS) dengan tiga parameter yang menjadi tolok ukur. Ketiganya yaitu sentimen positif, sentimen negatif, dan sentimen netral.
“Formula EMSS menghitung seberapa besar jumlah percakapan dan Net Sentiment terhadap menteri. Semakin besar persentase EMSS suatu menteri, artinya menteri tersebut mendapat porsi jumlah percakapan yang besar serta sentimen positif yang cukup tinggi,” ujar General Manajer Analyst of MediaWave, Nadia Shabilla.
Dari survei ini, muncul lima nama menteri Jokowi yang dinilai terbaik oleh netizen. Nama Erick Thohir selaku Menteri BUMN muncul di urutan pertama dengan hasil analisis EMSS 23,11 persen dan total percakapan sebanyak 220.518.
Sejumlah isu yang paling banyak dibicarakan mengenai Erick Thohir antara lain prestasinya meraih penghargaan sebagai menteri terbaik di ajang CNBC Indonesia Awards 2022.
Selain itu, Erick dinobatkan sebagai menteri dengan kinerja terbaik dalam survei Poltracking Indonesia. Juga, soal komentar Erick yang berani menyebut PSSI harus dibongkar total untuk menciptakan ekosistem sepak bola Indonesia yang lebih baik.
Posisi kedua ada Menteri Sosial Tri Rismaharini dengan hasil skoring EMSS 2,67 persen dan total percakapan 8.750. Sejumlah isu yang dibicarakan netizen soal Risma seperti menerima penghargaan Moeslim Choice Award 2022 atas keberhasilan perbaikan tata kelola penyaluran bansos lebih tepat sasaran.
Kemudian, Risma menyalurkan 50 ton beras untuk korban gempa Cianjur. Selain itu, Risma dianggap oleh warga Surabaya telah membawa perubahan signifikan terhadap wilayahnya, terutama terhadap isu kebersihan dan kesenjangan sosial.
[berita-terkait number=”3″ tag=”erick-thohir”]
Posisi ketiga ada Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto. Hadi mendapat skoring EMSS 1,82 persen dengan total percakapan 4.423.
Top isu seputar Hadi adalah turut mendampingi Presiden Jokowi meresmikan Bendungan Sadawarna di Kabupaten Subang dan Sumedang. Lalu, Hadi berpesan kepada masyarakat untuk menjaga sertifikat tanah yang didapatkan agar aman dari ancaman mafia tanah.
Selain itu, Hadi meresmikan gedung kantor baru saat kunjungan ke Kalimantan Selatan dan menyampaikan tiga arahan tentang mafia tanah.
Di posisi keempat ada Menteri Kesehatan Budi Gunadi. EMSS Budi sebesar 1,39 persen dengan total percakapan 6.284.
Top isu untuk Budi seperti upayanya dalam memenuhi kebutuhan dokter spesialis di setiap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Kemudian Budi Gunadi berupaya menggencarkan program pencegahan HIV-AIDS pada perempuan, anak, dan remaja.
Selain itu, Budi Gunadi mendukung gerakan Jawa Barat Stunting Summit, kolaborasi antar lembaga yaitu Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bersama dengan Kementerian Kesehatan serta Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.
Sedangkan di posisi kelima ada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. EMSS Prabowo sebesar 1,34 persen dengan total percakapan 76.585.
Terkait Prabowo, top isu yang muncul adalah memberikan bantuan sosial berupa sembako serta sepeda motor untuk Koramil 0821/14 Pronojiwo, Lumajang guna percepatan distribusi bantuan Gunung Semeru. Kemudian, Prabowo mengunjungi korban gempa di Cianjur dan menyalurkan bantuan.
Isu lain, Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Koramil Rogojampi, Banyuwangi dan membagikan 20 unit motor ke Babinsa. Juga, Prabowo meresmikan pesawat jet Dassault jenis Falcon 7X dan Falcon 8X buatan Prancis.
“Pemeringkatan menggunakan metode EMSS yang dapat dijadikan indikator capaian serta penerimaan atas kinerja institusi maupun pejabat publik,” kata Nadia. [beq]






