Surabaya (beritajatim.com) – Pernahkah kalian menyaksikan film Cars yang dirilis oleh Disney? Di mana film tersebut berisi kumpulan mobil – mobil yang dapat berbicara dan bertindak layaknya manusia. Siapa sangka jika mobil yang berbicara tersebut tidak hanya ada di film animasi, namun juga hadir di dunia nyata.
BMW, produsen otomotif asal Jerman mewujudkannya dengan merilis mobil bernama “i Vision Dee”. Konsep dari mobil terbaru ini bisa berubah warna seperti yang diminta sang pemilik, tidak hanya hitam, putih, dan abu – abu, namun juga telah tersedia 32 pilihan warna lainnya. Konsep ini merupakan teknologi yang dikembangkan oleh E Ink Corporation, yang membuat “i Vision Dee” memiliki segmen e-paper 240 E Ink dan semuanya dapat dikontrol secara individu.
“Ini memungkinkan variasi pola yang hampir tak terbatas dihasilkan dalam hitungan detik,” jelas BMW dalam sebuah pernyataan yang dilansir The Verge.
Menariknya lagi, BMW satu ini juga memiliki fitur digital seperti augmented reality dan asisten virtual berbasis suara, sehingga akan tampak seperti mobil yang berbicara. Konsep ini juga menawarkan sebuah teknologi dimana pengemudi dapat membuat profil avatarnya sendiri, dan dapat diproyeksikan ke jendela samping.
“Lampu depan dan kisi ginjal mobil yang tertutup juga akan menampilkan perpaduan antara fisik dan gital pada permukaan yang sama, memungkinkan kendaraan dapat menghasilkan ekspresi wajah yang berbeda,” jelas sosok dibalik proyek ini, yakni insinyur Australia, Stella Clarke.
Ini artinya, “i Vision Dee” tidak hanya bisa berbicara namun juga mengekspresikan emosi seperti kebahagian, rasa bingung, atau juga persetujuan secara virtual. Benar – benar mobil yang canggih bukan? Nama “Dee” sendiri memiliki arti Digital Emotional Experience, atau Pengalaman Emosi Digital.
Peluncuran Dee dilakukan dalam sebuah acara tahunan bertajuk Consumer Electronics Show (CES) 2023, Rabu malam. Sontak mobil ini pun menarik banyak perhatian, tidak hanya bagi mereka yang berkecimpung dalam dunia mobil dan otomotif, namun juga masyarakat dunia secara luas.
Meski begitu, BMW tidak secara langsung mengkonfirmasi bahwa desain ini akan berakhir dengan produksi. Namun bisa diasumsikan desain Dee akan mempengaruhi desain mobil di masa depan. (mnd/ian)






