Ngawi (beritajatim.com) – Kabar adanya begal payudara tak hanya ada di Jalan umum Klitik-Kersoharjo Desa Klitik Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi. Belakangan, juga terdapat postingan yang mengabarkan cerita korban soal adanya begal payudara yang beraksi di Jalan Raya Ngawi-Solo masuk kawasan Desa Sidolaju, Widodaren, Ngawi, Jawa Timur.
Dalam postingan di akun instagram About Ngawi terdapat tangkapan layar percakapan seseorang yang mengaku korban. Dalam percakapan itu, korban mengaku pulang kerja dan melewati Jalan Raya Ngawi-Solo. Sesampainya di lokasi payudaranya diremas oleh seorang pria tak dikenal. Ciri-ciri pelaku saat beraksi yakni memakai motor Yamaha Vixion hitam dan tak memakai jaket. Pria itu mengenakan celana jeans.
[berita-terkait number=”5″ tag=”begal-payudara”]
“Min minta tolong di-share ya..siapa tahu berguna, atau barangkali ada yg mengenali pelaku.. tadi saya perjalanan pulang kerja, saya kena begal payudara di hutan2 jln raya solo daerah sidolaju, jembatan kucur. Saya dari arah solo. kronologinya saya tiba2 dipepet dari arah kanan agak lama tiba2.
Tiba2 payudara sy diremas.. yg saya ingat jelas orangnya bermotor vixion hitam pakai kaos hitam tidak berjaket pakai celana jeans, orangnya sendirian.
Kemungkinan masih warga sekitar karena tidak berjaket… sekitar widodaren.. tolong waspada terutama perempuan yg sering lewat hutan jln raya solo,” tulis korban dalam percakapan yang diposting di akun About Ngawi, Sabtu (07/01/2023).

Kapolsek Widodaren AKP Zainal Arifin pun angkat bicara. Dia membenarkan perihal tersebut, sayangnya korban tidak berkenan membuat laporan resmi ke polisi. Namun begitu, pihaknya tetap melakukan penyelidikan usai adanya kabar tersebut.
“Korban tidak berkenan lapor ke polisi. Namun, sesuai arahan dari Bapak Kapolres Ngawi AKBP Dwiasi Wiyatputera, kami tetap melakukan lidik ya,” kata Zainal pada beritajatim.com, Minggu (08/01/2023).
Zainal mengatakan jika pihaknya sudah memberikan imbauan langsung pada pada kepala desa di sepanjang Jalan Raya Ngawi Solo yang masih masuk wilayah hukum Polsek Widodaren agar mengingatkan warganya sekaligus turut melaporkan jika ada yang bergelagat mencurigakan. “Sudah saya himbau ke kades sepanjang Siidolaju ke barat sampai Kauman,” pungkasnya. (fiq/kun)






