Magetan (beritajatim.com) – Penantian pedagang makanan di sebelah utara Pasar Baru Magetan akhirnya usai. Setelah dua minggu mereka tak berdagang, tempat jualan baru akhirnya resmi dibuka. Foodcourt dua lantai dengan desain kekinian pun siap ditempati pedagang. Bangunan senilai Rp3,7 miliar itu diresmikan oleh Bupati Suprawoto pada Sabtu (31/12/2022)
Dalam sambutannya, Kang Woto, sapaan lekat Bupati Suprawoto mengungkapkan foodcourt di sebelah timur Pasar Baru bakal jadi ikon baru di kawasan Magetan Kota. Bangunan itu bisa menampung 34 pedagang makanan yang dulunya berjualan di sebelah utara Pasar Baru.
Masing-masing lantai bakal dilengkapi toilet. Sementara untuk musala bakal ada di lantai satu. Akses ke lantai dua menggunakan tangga di pintu bagian barat dan selatan. Sementara untuk akses ke lantai satu bisa melewati pintu bagian timur, utara, dan selatan.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pasar-baru-magetan”]
Dapurnya pun dapur bersih yang berarti tidak ada aktivitas memasak di masing-masing kios. Pedagang yang menempati hanya boleh menghangatkan makanan yang hendak dijual saja.
“Ini upaya Pemkab Magetan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk mengangkat para pedagang kaki lima naik kelas. Sebelumnya para pedagang telah diajak studi tiru ke Bandung untuk mencontoh berdagang mereka mulai dari menyajikannya hingga cara penjualannya,” kata Suprawoto, Sabtu (31/12/2022).
Pasca diresmikan para pedagang boleh langsung berjualan. Dia mengharap foodcourt dapat meningkatkan taraf ekonomi pada PKL dan bisa menjadi pusat kuliner Magetan.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sucipto mengatakan jika sebanyak 37 lapak, sudah terisi 34 pedagang. Buka mulai pagi dan tutup jam 21.00 WIB.
Namun, sayangnya para penjual makanan kaki lima yang berada di parkir timur tak bisa berjualan di dalam foodcourt. Sebelum adanya foodcourt, mereka jualan dari sore sampai malam hari. Sayangnya, mereka tak boleh lagi berjualan di area itu karena saat ini area foodcourt steril dari pedagang kaki lima selain yang memiliki lapak di dalam foodcourt.
“Tidak ada lagi pedagang malam. Tempat ini dan sekitarnya harus steril. Artinya tidak ada lagi pedagang lain selain yang di foodcourt. Karena buka dari pagi hingga jam 21.00 malam nantinya,” tegasnya.
Sementara itu salah satu pedagang makanan yang biasa berjualan malam mengaku belum diajak komunikasi soal tidak diperbolehkannya berjualan seperti biasanya. Saat ini mereka mengaku sudah libur selama dua hari akibat jalan ditutupi ke lokasi tempat mereka berjualan malam hari. (fiq/kun)






